
Meneg BUMN Rini Soemarno
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil Menteri BUMN Rini Soemarno untuk membahas pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan perusahaan BUMN. Hal itu menyusul penetapan tersangka mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar terkait dugaan suap pembelian mesin pesawat tahun 2005-2014.
"Kita akan mengundang menteri BUMN (Rini Soemarno) untuk kepentingan pencegahan (suap dan korupsi)," kata Juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Rabu (25/1).
Menurut Febri, fokus pertemuan KPK dan menteri BUMN adalah mengenai pengadaan barang dan jasa di perusahaan BUMN.
"Ke depan harus diefektifkan dengan memangkas anggaran dan menghilangkan pihak-pihak yang terindikasi bisa jadi perantara. karena itu bisa merugikan negara," papar Febri.
KPK mengumumkan status tersangka Emirsyah pada 19 Januari 2017. Emirsyah diduga menerima suap sebesar Rp 20 miliar terkait pengadaan mesin Rolls-Royce untuk pesawat Airbus milik Garuda Indonesia.
KPK juga menemukan suap dalam bentuk barang yang diterima Emirsyah Satar senilai USD 2 juta yang tersebar di Singapura dan Indonesia. (Put/jpg)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
