Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 04.36 WIB

Tak Sesuai Tupoksi, DPR Evaluasi Kerja Sama Kementan-TNI

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Keinginan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, TNI membentuk Sentra Pelayanan Petani Padi Terpadu (SP3T) untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait swasembada pangan pada 2017, dipertanyakan DPR. Pasalnya, itu bukan menjadi tugas pokok dan fungsi institusi tersebut.

"Saya kira niatnya bagus, tapi apakah ini tupoksinya TNI?1" ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).

Karena itu, dia menganjurkan agar Panglima Gatot lebih baik fokus terhadap pertahanan negara, sesuai dengan yang telah dipresentasikannya. Yakni, ancaman keamanan dan kedaulatan negara ke depan semakin kompleks. "Dan perlu penanganan yang lebih seksama dan profesional," ujarnya

Herman mengaku tidak mengerti dengan latar belakang lahirnya gagasan Panglima Gatot yang ingin SP3T. Sebab dari indikator yang disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, pelayanan di bidang pertanian sudah cukup berhasil. "Meski ada beberapa komoditas yang perlu kerja keras seperti kedelai dan daging sapi," jelas dia.

Karenanya, komisi IV DPR akan mengevaluasi kerja sama yang dijalin Kementan dan TNI dalam bidang pangan. Khususnya, kerja sama dalam meningkatkan komoditas jagung, padi, serapan gabah dan cetak sawah.

‎"Kami sedang mengevaluasi perluasan kerja sama Kementerian Pertanian dengan TNI yang dalam perjalannya banyak temuan yang harus ditindak lanjuti pengawasan kami. Termasuk anggarannya dari kementan" pungkas Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat itu. (dna/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore