
Terens Puhiri masih ingin belajar dari dua seniornya asal Papua di skuad PBFC.
JawaPos.com - Terens Puhiri sejatinya sudah menjadi andalan utama di skuad Pusamania Borneo FC (PBFC). Namun, dia ternyata masih ingin banyak belajar dari dua pemain baru Pesut Etam, Patrich Wanggai dan Oktovianus Maniani, yang juga berasal dari Papua.
Pada Liga 1 musim 2017, manajemen PBFC sepakat mengontrak pemain berusia 20 tahun itu lima musim ke depan, alias hingga 2021. Dengan kata lain, Terens sudah menjadi anak emas di tim asuhan Dragan Djukanovic itu.
“Kami punya kontrak panjang dengan Terens. Dia adalah pemain berpotensi. Kami mengharapkan nantinya banyak muncul Terens-Terens lain di Samarinda,” ucap Presiden PBFC, Nabil Husein Said Amin.
Penampilan pemuda berdarah Papua bersama PBFC terbilang moncer. Berdasar statistik, selama membela Pesut Etam di Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, Terens hanya melewatkan 3 dari total 34 pertandingan.
Tidak hanya itu, dia pun tercatat sebagai pemain “tak bernoda”. Sebab, dia tidak pernah merasakan ganjaran kartu dari pengadil lapangan sepanjang kompetisi. Adapun dalam urusan produktivitas, dia mencatatkan lima gol dan empat kali menjadi assist.
Sementara itu, bagi Terens, mendapat banyak kesempatan turun ke lapangan menjadi sebuah anugerah. Dia sangat bersyukur bisa menambah banyak pengalaman. “Musim berikutnya saya ingin bisa tampil lebih baik. Serta selalu mendapat kepercayaan dari pelatih untuk kembali tampil,” harapnya.
Peraih gelar pemain terbaik pada Piala Gubernur Kaltim 2016 itu pun berharap dapat membawa tim Kota Tepian mencapai target: juara ISL 2017. “Semoga tim ini semakin solid dan mampu menjadi juara di Liga 1 nanti,” imbuhnya.
Keputusan manajemen menghadirkan dua penggawa anyar, yakni Patrich Wanggai dan Oktovianus Maniani, turut membuatnya senang. Mengidolakan duo Papua itu, dia yakin bisa terus termotivasi saat berlaga. “Semoga saya mendapat banyak pengalaman dari mereka. Sebab, mereka adalah idola saya,” tutupnya. (asp/ndy/k16/ira/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
