Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Januari 2017 | 03.01 WIB

Setelah Maitimo, Juku Eja Kejar Bomber Asal Iran

Raphael Maitimo (tengah) bukan pemain anyar terakhir PSM Makassar - Image

Raphael Maitimo (tengah) bukan pemain anyar terakhir PSM Makassar

JawaPos.com - Raphael Maitimo bukan pemain anyar terakhir yang digandeng PSM Makassar. Tim kebanggaan Sulawesi Selatan itu masih mengejar pemain asing asal Asia. Pilihan jatuh ke penyerang Iran, Pouya Hosseini.

Perburuan terhadap Pouya mulai menemui titik terang. Informasi itu datang dari salah satu agen pemain yang berkiprah di persepakbolaan Tanah Air, Matheuw. Saat dihubungi Fajar (Jawa Pos Group), Matheuw mengaku telah berbicara dengan manajemen PSM terkait pemainnya. Dia telah menyodorkan satu pemain kepada manajemen Juku Eja - julukan PSM, yakni Pouya.

Pouya sebelumnya membela tim Liga Thailand, Customs United FC. Di tim Negeri Gajah Putih, pemain kelahiran 29 Mei 1988 itu mencetak 15 gol dari 17 laga.  "Pouya pemain bagus. Lihat saja nanti," tutur Matheuw lewat sambungan telepon.

Matheuw mengatakan, Pouya untuk sementara masih mengurus kelengkapan administrasi sebelum bertolak ke Indonesia. Namun, dia tidak memastikan kapan kliennya itu mengikuti seleksi bersama PSM.

Terkait hal ini, manajemen PSM merespons jika pemain asing Asia yang akan didatangkan masih dalam proses negosiasi. Sama seperti sebelumnya, manajemen tetap tidak bersedia menyebutkan nama pemain incarannya.

"Mengenai pemain Asia masih dalam tahap negosiasi. Mudah-mudahan dalam minggu ini bisa putus untuk datang seleksi," ujar Munafri Arifuddin, Chief Executive Officer (CEO) PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PSM).

Pelatih PSM, Robert Alberts, mengatakan dia bersama manajemen masih mencari tipe striker yang pas untuk mendampingi Titus Bonai dan Ferdinand Sinaga. "Kami sedang mencari profil pemain Asia yang tepat. Setelah ada konfirmasi dari pemain incaran, kami akan segera menginformasikan," beber Robert Alberts.
 
Sebelumnya, manajemen telah menyampaikan salah satu kriteria pemain asing buruannya. Kalau bisa, pemain tersebut belum pernah merumput di Indonesia sebelumnya. Kalau pun sudah, kemampuannya harus di atas rata-rata pemain lokal. (yat/epr/JPG)

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore