
Terungkap dalam Sepekan
JawaPos.com – Perburuan dua orang yang diduga berkelahi dengan Nova Ardiansyah membuahkan hasil Selasa (24/1) petang. Satu orang berhasil dibekuk. Hingga berita ini ditulis, pelaku masih dikeler polisi.
Berdasar informasi dari sumber di internal kepolisian, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Dia masih berada di dalam mobil untuk menunjukkan lokasi seorang kawannya yang juga terlibat perkelahian. Polisi belum membawanya ke Mapolrestabes Surabaya.
’’Ini masih ngejar satunya. Dia sudah mengaku terlibat perkelahian itu,’’ tuturnya singkat lewat sambungan telepon.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga belum mau membeberkan secara detail identitas pelaku. Dia hanya menyatakan, pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi perkelahian. Pelaku diketahui tidak sampai kabur ke luar kota. ’’Belum bisa kami buka karena yang satu lagi belum tertangkap,’’ ujarnya.
Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 itu menyatakan, pelaku yang ditangkap merupakan pelaku penganiayaan. Polisi belum bisa memberikan penjelasan karena pelaku belum ditanya lebih lengkap. ’’Dia ikut memukul Nova,’’ kata Shinto.
Polisi sementara akan mendalami pertikaian tersebut. Mereka belum menyimpulkan apakah pelaku secara sengaja mendorong Nova atau tidak. Yang jelas, kata Shinto, lokasi terceburnya Nova tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah. Nova tidak tenggelam di Sepanjang, Sidoarjo, tapi di sekitar Karangpilang–Jambangan.
Jika dianalisis, jenazah lelaki yang akrab disapa Topeng itu diperkirakan berusia dua hari ketika ditemukan mengambang. Dengan kata lain, selama dua hari tersebut, Nova tenggelam dan tidak hanyut terbawa arus.
Hingga kini, polisi juga belum menanyakan motor Vixion yang dibawa Nova kepada pelaku yang tertangkap. Korps seragam cokelat masih berfokus memburu seluruh pelaku. ’’Kami juga belum bisa menjelaskan apa motif perkelahian itu,’’ ungkap polisi asal Medan tersebut.
Meski masih ada satu orang lagi yang lolos, Shinto optimistis anak buahnya bisa menangkapnya. Sebab, pelaku tidak menyadari bahwa dirinya sedang dikejar polisi. Dia tidak tahu bahwa kawannya sudah dibekuk. ’’Malam ini (tadi malam, Red) terus kami kejar. Besok (hari ini, Red) kami rilis,’’ tutur mantan Kasatreskrim Polresta Tangerang tersebut.
Di tempat terpisah, keluarga Nova belum mengetahui kabar tertangkapnya pelaku. Kakak pertama Nova, Wahyudi, menyatakan belum dikabari polisi. ’’Saya sempat tanya ke Polsek Karangpilang, tapi bilangnya sudah ditangani polrestabes semua,’’ katanya.
Demikian pula dengan Supiatin, istri Catur, pemilik motor Vixion. Dia menyatakan belum mendapat informasi apa pun dari polisi. Perempuan yang akrab disapa Titin itu berharap polisi bisa segera mengungkap kematian Nova. Ibu dua anak tersebut juga berharap pelaku yang ditangkap mengetahui keberadaan motor Vixion itu. ’’Mudah-mudahan saja motor saya juga bisa ketemu,’’ ujarnya.
Sebelumnya, polisi menyebut memeriksa dua saksi kunci. Berdasar keterangan mereka, Nova terlibat pertikaian. Keduanya juga menyebut dua nama yang kemudian langsung diburu polisi. (did/rid/bin/c5/sep/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
