
Fung Permadi menjelaskan secara rinci kunci sukses PB Djarum di 2016
JawaPos.com - Sepanjang 2016, banyak prestasi yang diraih oleh atlet-atlet PB Djarum. Mulai dari tingkat tertinggi seperti Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, hingga yang junior.
Pada Penghargaan Atlet PB Djarum 2016, pelatih kepala mereka, Fung Permadi, menjelaskan apa saja yang diubah oleh sistem pelatihan itu sendiri pada konferensi pers di Plaza Senayan.
"Untuk tunggal yang mulai terlihat kemampuannya akan kami tingkatkan lagi. Sembari kami mencari bakat lain melalui mekanisme audisi dan pencarian bakat selalu mencari pelapis untuk bakat-bakat itu sendiri," ujarnya.
"Kami juga selalu meningkatkan kemampuan dari para pelatih yang menangani. Salah satunya kami mengundang motivator koorporasi, Anthony Theomartin. Agar dia bisa memberi pelatihan soal coaching. Dia datang ke Kudus pekan lalu," tambah dia.
Meski begitu mereka juga tak lupa mengembangkan para bakat-bakat dari sektor ganda yang juga tak ingin dilupakan. Fung pun memastikan bahwa bakat istimewa pemain Indonesia tak pernah berhenti.
"Terkait sektor ganda akan selalu berusaha ditingkatkan. From good to be great. Karena baik seperti sekarang juga tidak cukup dan kami ingin mereka jauh lebih istimewa lagi," tuturnya.
Ternyata sistem kepelatihan yang berubah serta para pelatih yang mendapat pembelajaran baru dan motivasi menjadi salah satu kunci.
"Tak banyak perbedaan dari sisi atlet dari tahun ke tahun di PB Djarum. Indonesia selalu dibanjiri bakat-bakat muda yang luar biasa banyak. Tapi, bakat ini perlu dikembangkan kemampuannya agar bisa berprestasi. Perbedaan yang terjadi pada dua tahun ke belakang justru datang dari para pelatih. Treatment kami kepada para pemain sangat berbeda. Kami belajar dari pengalaman dan keadaan yang pernah dihadapi," tuturnya.
"Dua tahun lalu kami mencanangkan penekanan pelapis regenerasi. Sehingga kami mulai memprioritaskan satu hal ketimbang yang lain sesuai kebutuhan. Ini yang membuat mulai terasa perbedaan prestasi. Atlet sudah sangat baik tapi kami kembangkan cara mengembangkannya. Masalah tak pernah datang dari atlet, tapi dari kami. Sehingga terjadi pembenahan ini," pungkas dia. (rap/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
