
BERFUNGSI SEPERTI DPRD: Hasan Ubaidillah dalam pengukuhan dan musyawarah kerja Forum BPD Minggu (22/1) di kantor Desa Jambangan, Candi, Sidoarjo.
JawaPos.com – Pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes) mulai menjadi prioritas setiap desa. Sebab, BUMDes diharapkan bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa dengan cepat. Keinginan itu menjadi impian seluruh desa di Kecamatan Candi. Dengan mengikuti program Desa Melangkah, target swadaya, swakarya, dan swasembada diharapkan bisa tercapai.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Anak, Pengendalian Penduduk M. Ali Imron menggambarkan, sebagai kabupaten yang memiliki pergerakan kemajuan ekonomi yang cukup cepat, desa-desa di Sidoarjo harus bersikap aktif dalam menghadapi tantangan. ’’Jangan mau jadi desa yang begini-begini saja. Harus punya target,’’ tuturnya.
Ali menambahkan, kini desa swadaya masih berciri pembangunan yang rendah. Karena itu, program-program desa selanjutnya harus meningkatkan level menjadi swakarya. Itu ditandai dengan produktivitas tinggi dan beragam, tetapi masih mengenal konsep gotong royong. Dengan upaya yang lebih keras, desa swasembada bukan tidak mungkin diwujudkan. ’’Kebutuhan pokok, sosial, dan ekonomi masyarakat dapat dipenuhi dengan baik melalui mekanisme kemajuan desa. Serta,lembaga-lembaga sosial, ekonomi, dan kebudayaan yang ada sudah bisa menjaga kelangsungan hidup penduduknya,’’ paparnya.
Merespons hal tersebut, Camat Candi M. Solichin optimistis 24 desa di Kecamatan Candi bisa mencapai swasembada. Salah satu caranya mengikuti program Desa Melangkah yang berpotensi besar dalam upaya kemajuan desa. Dia juga bakal terus berkoordinasi dengan forum komunikasi BPD terkait dengan program-program yang akan dilakoni bersama Jawa Pos dan Umsida melalui Desa Melangkah. ’’Saya rasa yang harus diutamakan adalah pembentukan dan perluasan sistem kerja BUMDes karena potensi di Kecamatan Candi ini banyak,’’ jelasnya.
Beberapa BUMDes yang sudah bergerak, di antaranya, di bidang simpan pinjam dan pengelolaan pasar desa. Meski demikian, Solichin berharap produk usaha kecil menengah (UKM) di seluruh Kecamatan Candi juga terangkat. (via/c15/dio/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
