
Ilustrasi
JawaPos.com - Dewan Pers menyoroti banyaknya wartawan 'abal-abal' di parlemen. Mereka lantas meminta bantuan Sekretariat Jenderal DPR untuk membersihkan sejumlah pihak yang mengaku sebagai wartawan itu.
"Mulai sembilan Februari kami sudah meminta Kesetjenan untuk melindungi parlemen dari praktik abal-abal media," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).
Namun tak hanya bersih-bersih wartawan abal-abal di DPR, Dewan Pers akan memverifikasi seluruh media online yang ada saat ini. Kata Yosep, media online di Indonesia ada sekitar 4300-an. Akan tetapi yang terdaftar di Dewan Pers hanya ada 200.
"Tujuh Ferbruari kami akan verifikasi semua media online," tegasnya.
Kata dia, aturan ketat akan diterapkan Dewan Pers. Mereka akan melakukan standar kompetensi bagi para wartawan nantinya. "Selanjutnya wartawan tidak diizikan lagi tanpa skil," pungkas Yosep. (dna/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
