
Ilustrasi
JawaPos.com - Pemenuhan gizi bagi setiap orang harus seimbang antara kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Tentu kebutuhan gizi bagi balita, remaja, dewasa, dan lansia berbeda. Umumnya, jika ingin hidup sehat dengan gizi seimbang adalah dengan mengatur jumlah porsi makan.
Rumusnya dengan membagi tiga bagian setiap piring saat makan. Rata- rata orang Indonesia makan karbohidrat 2/3 dari total porsi piring. Contohnya, satu piring berisi nasi, mi goreng, dan sambal goreng kentang. Tanpa sayur hanya karbohidrat. Di dalam tumpeng gizi seimbang ada 4 pilar yaitu makan bervariasi, aktivitas fisik, menjaga kebersihan dan lingkungan, mempertahankan berat badan ideal.
"Dalam piring makanku, piring dibagi 3 bagian, 1/3 untuk makanan pokok, 1/3 untuk sayuran, 1/3 di bagi dua untuk lauk dan buah," tegas Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Diah M. Utari menanggapi peringatan Hari Gizi Nasional, (25/1).
Diah mempunyai tips makanan bagi balita yaitu dengan makan lebih sering dibanding dewasa karena lambung balita masih kecil. Makan sering namun porsi kecil. Tekstur makanan disesuaikan dengan umur.
"Jangan lupa variasi pangan harus lengkap pangan sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Protein cari yang murah, seperti telur, ikan, tempe," katanya.
Tips gizi seimbang bagi remaja juga harus diperhatikan. Diah mengatakan remaja mengalami percepatan pertumbuhan kedua, sehingga harus mengonsumsi pangan dalam jumlah dan kualitas yang cukup. Berbeda pula dengan pemenuhan gizi bagi dewasa serta lansia.
"Untuk dewasa dan lansia, harus mengurangi konsumsi pangan sumber karbohidrat dan lemak. Yaitu meningkatkan konsumsi sayur dan buah. Protein relatif tidak berubah," tuturnya. (cr1/JPG)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
