
Ilustrasi
JawaPos.com - Tim pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengkritik sikap pesaingnya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang telah melecehkan profesi dosen.
Seperti diketahui, pada debat perdana kandidat Pilgub DKI, Ahok sempat menyindir Anies dengan sebutan dosen.
"Itu kan tidak bicara program, dan kami minta di debat kedua nanti jangan terulang lagi menyerang pribadi seperti itu," ujar sekertaris tim pemenangan Anies-Sandi, Syarif, Rabu (25/1).
Sebelumnya pada debat putaran pertama, Ahok tidak terima dengan program memprioritaskan pembangunan manusia yang disampaikan Anies.
Menurut Ahok, pembangunan infrastruktur tetap penting, di samping pembangunan masyarakat. Dia pun berpendapat pembangunan manusia tanpa pembangunan fisik adalah teori yang disampaikan Anies dengan latar belakangnya sebagai dosen.
"Kalau membangun manusia tanpa benda mati itu ibarat teori, dosen ngajar di kampus tapi nggak ada action. Kami tahu tujuan dan visi ya harus membangun fisik dan memperhatikan SDM. Saya kira calon nomor tiga ini dosen," kata Ahok.
Syarif menyebutkan, seluruh tim pemenangan menyesalkan sikap Ahok di tengah debat yang disiarkan langsung beberapa stasiun televisi.
"Kita sudah melapor ke KPU mengenai hal itu, karena bagaimana pun cara-cara menyerang pribadi tidak etis disampaikan dalam debat," tutur Syarif. (uya/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
