
Menteri Pertanian, Amran Sulaiman saat membuka acara Musyawarah Nasional III Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas (THL)-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP), Klaten, Jawa Tengah, Rabu (25/1).
JawaPos.com - Kedatangan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman di acara Musyawarah Nasional III Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas (THL)-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (TBPP), membawa berkah tersendiri. Di hadapan ribuan peserta munas, Amran langsung menginstruksikan untuk merampungkan kontrak kerja THL-TBPP.
"Hari ini (25/1) sebelum jam enam (18.00), (kontrak kerja) beres," ujar Amran saat membuka peresmian munas di Gedung Banyu Panguripan, Kantor Desa Pongok, Kecamatan Polanharjo, Rabu (25/1).
Amran mengatakan, pemerintah saat ini terus memperjuangkan nasib para THL-TBPP. Sebagai langkah konkret, tahun ini pemerintah bakal mengangkat 7684 THL-TBPP.
"Setelah 10 tahun, baru kali ini akan ada pengangkatan lagi. Alhamdulillah, pemerintah berkomitmen terhadap nasib THL-TBPP," jelas dia.
Pria asal Makassar ini menambahkan, pihaknya sejatinya ingin mengangkat seluruh THL-TBPP. Namun, hal tersebut sulit terealisasi karena terbentur undang-undang. "Tapi kami tidak akan diam. Insya Allah saya akan terus bergerak memperjuangkan nasib THL-TBPP," pungkasnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bupati Klaten, Sri Mulyani, Anggota DPR Komisi VI, Firman Subagio dan Endang Sri Karti Handayani, dan Ketua Umum Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani), Isran Noor.
Dalam sambutannya, Isran Noor mengatakan, di era pasar bebas peran penyuluhan pertanian semakin penting.
Sebab, persaingan SDM semkin ketat di Asia Tenggara semenjak diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN).
"Maka dari itu, kami sedang membentuk lembaga sertifikasi profesi. Ini sebagai bentuk pengakuan kompetensi mereka," ujar dia saat memberikan sambutan.
Isran mengungkapkan, dari total THL-TBPP saat ini sekitar 24000. Sementara yang akan diangkat pemerintah adalah mereka yang berusia di bawah 35 tahun.
"Jadi mereka yang di atas 35 tahun, pemerintah tetap memberlakukan sistem kontrak kerja," beber Isran.
Dia berharap di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, nasib para THL-TBPP semakin jelas."Harus diingat bahwa peran mereka sangat penting dalam dalam meningkatkan kualitas SDM Petani," pungkasnya.(mam/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
3 Fakta Respons Kedubes Iran usai Pidato Prabowo soal Nuklir, Tegaskan Programnya Hanya untuk Tujuan
