
Ilustrasi
JawaPos.com - Hari Gizi Nasional (HGN) menjadi semangat bersama untuk menuntaskan permasalahan gizi di Indonesia. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Bukan hanya masalah gizi buruk, di Indonesia selain masalah gizi kurang belum bisa diatasi juga masalah kelebihan berat badan atau obesitas serta anak kerdil atau stunting.
Jumlah anak kegemukan terus meningkat. Hal tersebut karena persepsi sebagian orang tua menganggap gemuk adalah lambang kemakmuran. Padahal gemuk adalah lambang dari penyakit.
"Jika gemuk terjadi sejak balita, maka risiko untuk gemuk saat dewasa meningkat. Jika hal tersebut terjadi, maka penyakit tidak menular akan muncul di usia yang lebih awal," kata Ahli Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Diah M Utari di Jakarta, Rabu (25/1).
Diah menambahkan, gempuran makanan dari negara luar dibarengi dengan iklan berhasil mempengaruhi masyarakat. Sehingga menyebabkan anak dan orang tua tergoda untuk mengkonsumsinya.
"Padahal sebagian besar makanan atau minuman tersebut adalah tinggi kalori, tinggi karbohidrat, tinggi lemak, natrium, namun rendah serat, vitamin dan mineral," kata Diah.
Diah menambahkan tugas pemerintah saat ini untuk meningkatkan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) pada masyarakat. "Saat ini saya sudah melihat beberapa iklan layanan masyarakat dari pemerintah tentang kesehatan dan konsumsi," paparnya.
Masalah gizi lainnya adalah balita lahir pendek atau stunting. Stunting terjadi karena balita mengalami masalah gizi kronis, yaitu kekurangan makanan dan terkena penyakit dalam waktu yang lama, sehingga biasanya pertumbuhan tingginya akan terhambat.
"Saran yang paling mudah adalah, jika berat badan (BB) tidak naik 2 kali berturut-turut, harus segera dirujuk agar diketahui penyebabnya dan cepat ditangani. Sehingga BB kembali naik dan tinggi badan (TB) juga tumbuh baik," katanya. (cr1/JPG)

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
