
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
JawaPos.com - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sedang gusar. Hal itu lantaran ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri, dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama.
Tim kuasa hukum PDIP juga sedang sibuk menyiapkan strategi atau jurus jitu, untuk menyerang balik Baharuzzaman, yang diketahui melaporkan Presiden kelima tersebut.
"Saat ini tim hukum sudah bekerja untuk mengkaji, mencermati permasalahan. Tidak menutup kemungkinan untuk melaporkan balik pelapor," ujar politikus PDIP Arteria Dahlan kepada JawaPos.com (25/1).
Menurut anggota Komisi II DPR tersebut, dirinya mengaku kecewa adanya pelaporan tersebut. Pasalnya, saat ini Indonesia sedang mengalami kegaduhan politik dan sosial. Sehingga adanya perlaporan Megawati akan menjadi polemik baru.
"Karena pemerintah saat ini sedang merekatkan kembali persatuan dan nilai-nilai kebangsaan, malah terjadi kejadian seperti ini (pelaporan Megawati)," katanya.
Menurut Arteria dalam pidato Megawati yang dilaporkan tersebut tidak ada dugaan kalimat yang menistakan satu agama tertentu. Sebab, putri Proklamator Soekarno dalam pidatonya menunjukan keprihatinanya setelah melihat rakyat yang pernah dipimpinnya menjadi tidak rukun, tidak bersaudara, dan terpecah belah.
Di mana tutur Arteria, dalam pidato Megawati memiliki komitmen kuat untuk mengajak masyarakat tetap menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. "Mohon aparat penegak hukum dapat jeli mencermati, sehingga bisa menghasilkan penegakan hukum yang adil," ungkapnya.
Sebelumnya, Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama, Baharuzzaman melaporkan Presiden kelima tersebut dalam kasus dugaan penistaan agama ke Bareskrim Polri.
Dalam laporan, Baharuzzaman memperkarakan pernyataan Megawati yang isinya, 'Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup memposisikan diri mereka sebagai pembawa self fulfilling prophecy, atau para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang pasti akan terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, padahal, notabene mereka sendiri belum tentu melihatnya'. (cr2/JPG)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
