
Asisten Manajer PS TNI, Yandri beberkan alasan mengunakan pemain asing
JawaPos.com - PS TNI akhirnya memutuskan untuk menggunakan jasa pemain asing. Namun, mereka akan mencobanya dahulu di Piala Presiden 2017 baru kemudian analsis lagi untuk Liga 1.
Selama ini, PS TNI memang tak menggunakan pemain asing. Hal itu dilihat dari beberapa turnamen, hingga ISC 2016 lalu.
Akan tetapi, tampaknya bermodal hasil evaluasi di ISC, mereka mengubah cara pandang. Untuk bisa bersaing, Abduh Lestaluhu cs akhirnya mendatangkan legiun import.
"Ada dua kandidat, yakni Ibrahim Conteh dengan Barry, cuma saya lupa nama lengkapnya ya kedua. Pokoknya dia itu dari Guinea dan top skorer liga Hong Kong," kata Asisten Manajer PS TNI, Yandri, kepada wartawan.
Yandri mengungkapkan, dengan mendatangkan pemain asing, PS TNI bisa bersaing. Beralasan memang, sebab pada ISC lalu, mereka harus finis di dasar klasemen, alias posisi ke-18.
"Kami akan lihat dan evaluasi nanti hasilnya. Karena, mau tak mau kami harus mengikuti yang lain untuk bicara banyak," tandas dia. (ies/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
