
Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat Rapim Polri 2017.
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuka pelaksanaan acara Rapim Polri Tahun 2017 di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (25/1) pagi. Kegiatan ini berlangsung tiga hari mulai hari ini hingga tanggal 27 Januari, serta dihadiri para pejabat utama, seluruh kapolda dan sejumlah mitra Polri.
"Ini rapim pertama di 2017. Di rapim ini akan dilakukan evaluasi hasil yang sudah dicapai pada 2016. Selanjutnya kita berusaha menyamakan langkah dan visi menghadapi tantangan 2017," kata Tito dalam pidatonya.
Dia juga menyinggung pelaksanaan Pilkada serentak di sejumlah yang akan berlangsung dua pekan mendatang. "Kita sudah lihat polarisasi di masyarakat yang dapat menimbulkan ekses. Kalau tidak ditangani dengan baik, tentu akan berdampak (buruk)," katanya.
Selain membahas pengamanan Pilkada, Rapim juga akan membahas tantangan stabilitas keamanan pasca Pilkada termasuk menangani masalah yang muncul akibat pro dan kontra hasil Pilkada.
Selain itu, Rapim juga membahas penanganan intoleransi keagamaan. "Pada 2016, terjadi peristiwa 411 dan 212. Walau dapat ditangani dengan baik, tapi peristiwa itu memperlihatkan indikator yang harus diwaspadai bersama di mana massa yang sangat besar menaikkan pengaruh kelompok transnasional yang menggerus toleransi dan kebhinekaan di Indonesia," katanya.
Rapim juga membahas tiga fokus Polri dalam membina budaya yang baik di lingkungan Polri yakni menekan budaya korupsi, menekan arogansi kewenangan dan kekuasaan serta menekan tindak kekerasan yang dilakukan anggota Polri.
Rapim ini juga akan membahas penanganan konflik horizontal, terorisme, kasus narkoba, kejahatan transnasional, kejahatan terorganisir, kasus siber, kasus perdagangan manusia, dan kasus penyelundupan manusia.
Kapolri juga menyoroti tentang dampak Pemilu di Amerika Serikat usai terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Menurutnya, kebijakan-kebijakan Trump akan berimplikasi pada perubahan peta politik di Indonesia, termasuk juga di Indonesia.
Di hari terakhir, Rapim akan membahas kesiapan Polri dalam mengamankan Pilkada Serentak pada 2018. Rapim Polri Tahun 2017 yang bertema "Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2017" dihadiri oleh Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan untuk memberikan pengarahan kepada 399 anggota Polri yang terdiri atas sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi, para kapolda dan pejabat utama Mabes Polri.
Sementara sejumlah pejabat negara yang hadir dalam acara tersebut di antaranya Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, para Komisioner Kompolnas, Ketua KPK Agus Rahardjo, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. (elf/JPG)

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
