Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 18.34 WIB

Dihadiri Jokowi dan Para Menteri, Rapim Polri Bahas Tantangan 2017

Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat Rapim Polri 2017. - Image

Presiden Jokowi bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat Rapim Polri 2017.

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membuka pelaksanaan acara Rapim Polri Tahun 2017 di Auditorium STIK-PTIK, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Rabu (25/1) pagi. Kegiatan ini berlangsung tiga hari mulai hari ini hingga tanggal 27 Januari, serta dihadiri para pejabat utama, seluruh kapolda dan sejumlah mitra Polri.


"Ini rapim pertama di 2017. Di rapim ini akan dilakukan evaluasi hasil yang sudah dicapai pada 2016. Selanjutnya kita berusaha menyamakan langkah dan visi menghadapi tantangan 2017," kata Tito dalam pidatonya.


Dia juga menyinggung pelaksanaan Pilkada serentak di sejumlah yang akan berlangsung dua pekan mendatang. "Kita sudah lihat polarisasi di masyarakat yang dapat menimbulkan ekses. Kalau tidak ditangani dengan baik, tentu akan berdampak (buruk)," katanya.


Selain membahas pengamanan Pilkada, Rapim juga akan membahas tantangan stabilitas keamanan pasca Pilkada termasuk menangani masalah yang muncul akibat pro dan kontra hasil Pilkada.


Selain itu, Rapim juga membahas penanganan intoleransi keagamaan. "Pada 2016, terjadi peristiwa 411 dan 212. Walau dapat ditangani dengan baik, tapi peristiwa itu memperlihatkan indikator yang harus diwaspadai bersama di mana massa yang sangat besar menaikkan pengaruh kelompok transnasional yang menggerus toleransi dan kebhinekaan di Indonesia," katanya.


Rapim juga membahas tiga fokus Polri dalam membina budaya yang baik di lingkungan Polri yakni menekan budaya korupsi, menekan arogansi kewenangan dan kekuasaan serta menekan tindak kekerasan yang dilakukan anggota Polri.


Rapim ini juga akan membahas penanganan konflik horizontal, terorisme, kasus narkoba, kejahatan transnasional, kejahatan terorganisir, kasus siber, kasus perdagangan manusia, dan kasus penyelundupan manusia.


Kapolri juga menyoroti tentang dampak Pemilu di Amerika Serikat usai terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. Menurutnya, kebijakan-kebijakan Trump akan berimplikasi pada perubahan peta politik di Indonesia, termasuk juga di Indonesia.


Di hari terakhir, Rapim akan membahas kesiapan Polri dalam mengamankan Pilkada Serentak pada 2018. Rapim Polri Tahun 2017 yang bertema "Polri yang Promoter Siap Mengamankan Pilkada Serentak 2017" dihadiri oleh Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan untuk memberikan pengarahan kepada 399 anggota Polri yang terdiri atas sejumlah perwira menengah dan perwira tinggi, para kapolda dan pejabat utama Mabes Polri.


Sementara sejumlah pejabat negara yang hadir dalam acara tersebut di antaranya Menkopolhukam Wiranto, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, para Komisioner Kompolnas, Ketua KPK Agus Rahardjo, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Budi Waseso dan sejumlah menteri Kabinet Kerja. (elf/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore