Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 16.51 WIB

Nasib Tragis Sang Driver Go-Jek, Terlindas Truk Gara-gara…

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com - Niat Mudhofir mencari nafkah berujung celaka. Kemarin (24/1) driver ojek berbasis aplikasi, Go-Jek, tersebut mengalami kecelakaan di Jalan Dr Ir Soekarno (MERR). Pria 50 tahun itu terlindas truk setelah sebelumnya bersenggolan dengan sebuah pikap.



Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00. Mudhofir berangkat dari rumahnya di Lebak Jaya Utara 5-A dengan mengendarai sepeda motor bernopol L 2241 AI. Dia melaju menuju MERR.



Di depan SMP 52, dia bersenggolan dengan sebuah pikap yang melaju di kiri korban. Setelah membentur bagian belakang pikap bernopol L 8152 CQ itu, Mudhofir kehilangan keseimbangan. Dia terjatuh ke arah kanan.



Nahas, dari arah yang sama melaju sebuah truk. Mudhofir terlindas ban truk sebelah kiri. Dia tewas seketika dengan luka parah di bagian kepala. Pengemudi truk langsung melarikan diri. Sementara itu, warga berhasil memberhentikan pikap yang dikemudikan Sukartomo. ''Pikapnya dihentikan warga,'' ujar Kanitlaka Polrestabes Surabaya AKP Enny Roestam. Dia menyayangkan sopir truk yang kabur.



Petugas dari Polsek Sukolilo dan Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya lantas mengevakuasi jenazah Mudhofir ke RSUD dr Soetomo. Beberapa saat kemudian, halaman depan rumah sakit tersebut mendadak dipenuhi puluhan pengemudi ojek online berjaket hijau. Mereka hendak mengawal mobil jenazah yang mengantar jenazah ke rumah duka.



Pukul 14.15, jenazah tiba di Jalan Lebak Jaya Utara 5-A Kawasan Kavling 5, RT 5, RW 6. Setelah disalatkan di masjid terdekat, jenazah Mudhofir dimakamkan di TPU Keputih.



Diana Kumala Sari, 21, anak pertama Mudhofir, tampak tegar selama pemakaman. Mustofa, istri korban, tidak ikut ke pemakaman. Dia tampak masih shock dan beberapa kali harus dibantu warga karena ingin pingsan.



Di lingkungan keluarganya, Mudhofir dikenal sebagai suami yang taat beribadah. Ayah dua anak itu selalu bangun pagi untuk salat Subuh berjamaah di masjid. Sebelum bekerja sebagai pengemudi Go-Jek, Mudhofir berjualan tahu campur keliling kompleks.



Budi M., salah seorang tetangga korban, mengaku sebagai yang pertama dikabari perihal kecelakaan tersebut. Dia ditelepon dari handphone korban. Lantaran yang terdengar bukan suara Mudhofir, Budi pun waswas. ''Ternyata itu temannya yang mengabarkan bahwa dia kecelakaan,'' kata pria berumur 42 tahun itu.




Budi lalu berangkat menuju lokasi kejadian. Setelah memastikan kondisi korban, Budi baru memberi tahu keluarga Mudhofir. ''Istrinya dikabarin belakangan karena lagi jemput anaknya di sekolah,'' ujar Budi. (bin/c19/fal)


Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore