
SATU VISI: Soekarwo (kiri depan) seusai menandatangani nota kesepakatan dengan Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Ade Supandi.
JawaPos.com – Pemprov Jatim berencana menambah jumlah tenaga kerja terampil. Salah satu caranya menjalin kerja sama dengan TNI-AL untuk mengadakan pelatihan tenaga kerja. Perjanjian itu diteken di Gedung Negara Grahadi, Selasa (24/1).
Acara tersebut dihadiri Kepala Staf TNI-AL Laksamana TNI Ade Supandi, Panglima Komando Armada Kawasan Timur (Koarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, Gubernur Jatim Soekarwo, serta para pejabat tinggi TNI-AL dan jajaran SKPD pemprov.
Soekarwo menyatakan, sekitar 42 persen tenaga kerja di Jawa Timur berstatus tidak lulus SD. Mereka tidak memiliki keterampilan khusus. Akibatnya, mereka tidak mampu bersaing di dunia kerja. ’’Kondisi tersebut harus diubah,’’ tuturnya.
Lembaga pendidikan TNI-AL di Surabaya dianggap punya potensi besar. Banyak program pelatihan keterampilan yang bisa diajarkan kepada masyarakat. Misalnya, keterampilan las bawah air. Kini banyak permintaan tenaga kerja dengan keahlian tersebut. ’’Tapi, yang memiliki kemampuan itu masih terbatas,’’ tutur Soekarwo.
Pemprov ingin tenaga kerja tanpa keterampilan itu belajar di lembaga pendidikan TNI-AL. Bukan hanya las bawah tanah yang menjadi sasaran. Banyak keterampilan lain yang bisa diserap dari lembaga tersebut.
Lembaga pendidikan yang dimaksud adalah Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) serta Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal). Lembaga tersebut memang memiliki masa pendidikan reguler. Setiap tahun terdapat 8 ribu orang yang mengenyam pendidikan di lembaga tersebut. ’’Kami ingin tenaga kerja Jatim bisa diikutkan dalam pelatihan itu,’’ katanya.
Sistem pelatihan berbeda dengan program reguler. Artinya, tenaga kerja tersebut hanya mengikuti pelatihan kursus. Bukan pelatihan reguler yang menekankan pada aspek kemiliteran. Sebab, ada banyak hal di lembaga pendidikan TNI-AL yang tidak boleh diketahui masyarakat umum. ’’Kami maklumi hal itu,’’ ucapnya.
Ade Supandi menyambut baik kerja sama tersebut. Dia menyatakan, pada 2006 TNI-AL pernah mengadakan latihan untuk nelayan pesisir. Artinya, kerja sama di bidang pemberdayaan manusia bukan kali pertama dilakukan. ’’Kami sangat terbuka untuk berbagi ilmu kepada masyarakat,’’ tuturnya.
Menurut Ade, pola pelatihan di lingkungan TNI-AL sangat lengkap. Las bawah air merupakan bentuk pelatihan yang cukup populer. Sebenarnya masih banyak pilihan yang bisa diambil untuk menciptakan tenaga kerja terampil. Misalnya, pelatihan navigasi kapal, teknik elektro, dan keterampilan tata boga.
Ade juga menitipkan kepada pemprov untuk memanfaatkan prajurit yang purnatugas. Sebab, mereka memiliki banyak kemampuan yang dibutuhkan di darat. Misalnya, pengoperasian ketel yang biasa dibutuhkan perusahaan. Lalu, penyedia tenaga listrik kapal yang bisa dikaryakan di PT PLN. ’’Dengan begitu, prajurit yang purna tidak lagi kembali menjadi petugas keamanan seperti satpam,’’ ungkapnya.
Sebelum menghadiri penandatanganan kerja sama tersebut, Ade bersama rombongan menyaksikan pameran penelitian yang diselenggarakan STTAL. Produk penelitian mahasiswa di kampus tersebut diharapkan mampu menjadi pelengkap alat utama sistem persenjataan (alutsista) militer Indonesia. (riq/c15/oni/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
