
Panglima TNI, Gatot Nurmantyo
JawaPos.com - Wacana Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo membentuk Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) dinilai kurang tepat.
Menurut Wakil Direktur Imparsial, Gufron Mabruri, badan tersebut sejatinya dibentuk Kementerian Pertanian, bukan TNI.
"Kurang tepat saya kira. Karena yang punya kehalian pangan ya Kementan," ujar Gufron saat dikonfirmasi, Selasa (24/1).
Gufron menyatakan, campur tangan TNI dalam masalah pangan dan pertanian, telah keluar konteks fungsi dari militer. Pasalnya masih ada tugas yang lebih penting ketimbang masalah pangan, seperti menjaga ancaman dan bahaya pihak luar.
"Tugasnya hanya untuk mengatasi ancaman eksternal dari luar bukan ngurusin soal sawah," tegasnya.
Namun demikan jika seandainya militer di bawah kepemimpinan Jenderal Gatot Nurmantyo tetap akan memaksakan membentuk SP3T, Gufron mengkhawatirkan akan timbul polemik baru di tengah masyarakat. Imbasnya, terjadi gangguan stabilitas sosial.
"Karena TNI tidak dibekali keahlian soal isu-isu pertanian," pungkasnya.
Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, pada 2017 pihaknya berencana membentuk SP3T untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait swasembada pangan.
Gatot mengatakan pembentukan SP3T akan membantu petani dari tahap awal hingga akhir produksi, misalnya mulai dari pembibitan, panen, hingga penggilingan. Sehingga dengan adanya SP3T ini petani tidak lagi membeli bibit padi dari pedagang besar.(cr2/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
