
Chicken Steak Oriental
JawaPos.com – Siapa yang tak suka makan steak? Tidak dapat dipungkiri bahwa steak adalah salah satu makanan favorit masyarakat dunia. Kata steak berasal dari bahasa Skandinavia. Menu ini rupanya menjadi salah satu pilihan untuk merayakan Hari Raya Imlek.
Saat hari raya sepertinya hampir setiap orang melupakan sejenak masalah kolesterol, yang penting asal makan enak bersama keluarga. Jika khawatir dengan daging merah, chicken steak bisa menjadi pilihan menu. Coba saja dengan mencicipi Chicken Steak Oriental.
Masyarakat Tionghoa lebih suka menggunakan bahan utama ayam dari setiap menu mereka. Ayam juga menjadi simbol kesejahteraan bagi keluarga. Chicken Steak Oriental merupakan menu utama (main course). Di Tionghoa, rupanya lebih suka menyantap menu ini dengan nasi.
“Lebih banyak disantap dengan nasi kalau budaya Timur, kalau dengan kentang itu budaya barat. Lebih ke masakan western,” kata Chef Mulyaman dari Hotel Bumi Wiyata, Margonda, Depok, Selasa (24/1).
Mulyaman membuatnya dengan menggunakan dada ayam utuh sebanyak 100 gram. Pasangannya, kata dia, dengan menambah sayuran seperti wortel, buncis, dan jagung manis.
“Diambil dadanya saja lalu dikeprek pakai alat. Taburi tepung, di grill pakai minyak sedikit. Pakai butter lalu dimarinate atau dibumbui sebelumnya,” katanya.
Rasanya tidak diragukan lagi. Bagi penggemar rasa asam manis dan gurih tentu harus mencicipi menu ini. Dengan saus asam manis berwarna merah ditaburi kecap inggris dan kacang polong membangkitkan selera makan.
“Sausnya khas dan tentu merah. Karena imlek identik dengan warna merah, warna keberuntungan,” ujarnya. (cr1/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
