Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 11.10 WIB

Polri Bakal Bina 17 WNI yang Gagal Bergabung ISIS 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Sebanyak 17 Warga Negara Indonesia yang dideportasi pemerintah Turki telah diserahkan ke Dinas Sosial Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mereka akan dibina usai diperiksa penyidik Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri.


"Jadi 17 orang itu akan ditampung di dinas sosial dan dikembalikan ke tempat asal mereka dan ada pembinaan nanti," terang dia.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjwn Rikwanto di, Mabes Polri, Selasa (24/1/).


Dari hasil pemeriksaan, Rikwanto menjelaskan korban iming-imingi oleh pihak tertentu yang berinisial AM. Iming-ming diduga dilakukan lewat komunikasi telepon atau sosial media.


"Beberapa dari mereka bahkan ada yang dibiayai tiket pesawat dan uang saku. Mereka diimingi ISIS di Suriah, setelah berhasil masuk lewat Turki mereka akan menjadi warga ISIS artinya warga Khilafah Islamiah. Sesampai di Turki mereka akan ditampung ditempat-tempat tersembunyi seperti hostel atau apartemen. Pada waktu aman, mereka akan disusupkan ke Suriah yaitu ke ISIS," terang Rikwanto.


Guna mencegah peristiwa serupa terulang, Polri berharap pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ikut bekerjasama agar warganya tidak mudah terhasut. Peran serta warga juga sangat diharapkan supaya mencegah informasi yang salah agar warga berangkat ke Suriah.


"Motif korban bermacam-macam, ada yang karena faktor ekonomi, ada juga yang mau pindah ke negara islamiah dan faktor-faktor lainnya," ucap Rikwanto. (elf/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore