
Ilistrasi
JawaPos.com - Polsek Denpasar Barat akhirnya menuntaskan semua buruannya terkait keributan yang terjadi di Jalan Nuansa Indah Selatan, Gang Cempaka Biru, pada Minggu lalu (22/1). Hingga kini total ada 10 pelaku yang terlibat perkelahian berhasil diciduk di Makopolsek Denbar Senin (23/1).
Berdasarkan keterangan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Wisnu Wardana kepada Jawa Pos Radar Bali saat ditemui di ruangannya menyatakan, kesepuluh pelaku tersebut akan dibagi dua dengan pihak Polresta Denpasar. “Laporan polisi kami buat dua karena mereka saling melapor. Enam tersangka di Polsek Denbar dan empat lainnya di Polresta Denpasar,” terangnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, para tersangka yang dibuatkan laporannya di Polsek Denbar di antaranya, Frit, Benny, Arki, Alang, Kristo dan Obe. Sedangkan untuk empat tersangka lainnya yang akan ditangani Polresta Denpasar diantaranya Manu, Fais, Nur dan Akhyar.
Pemecahan dua laporan polisi ini untuk mempercepat perkara agar segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan untuk ditindaklanjuti di pengadilan nantinya. “Untuk memudahkan saja prosesnya. Kalau 10 orang ditahan di Polsek, nanti penuh selnya,” terangnya.
Menurut Wisnu Wardana, pihaknya membekuk para tersangka setelah melakukan pendalaman kasus melalui informasi yang didapatkan serta dari barang bukti CCTV. Polisi mendatangi tempat tinggal mereka. Ada yang diambil satu per satu. Ada juga yang sudah berkelompok langsung ditangkap sekalian. “Saat penangkapan tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh para tersangka ini,” imbuh dia.
Penangkapan pelaku dilakukan secara bertahap. Pada pasca kejadian, pihak kepolisian sudah melakukan pengamanan 7 tersangka. Dan Senin malam kemarin, di atas pukul 24.00, pihak kepolisian kembali bergerak dan berhasil mengamankan 3 tersangka lainnya secara bertahap hingga pagi hari.
Wisnu Wardana juga menerangkan, kasus ini berawal dari ketersinggungan dari salah satu kelompok tersebut karena dipicu suara knalpot sepeda motor dari salah satu anggota kelompok tersebut. ”Akhirnya didatangi yang geber-geber motor tersebut di kos-kosnya,” terangnya.
Setelah didatangi oleh salah satu kelompok berjumlah empat orang tersebut, kemudian diajak keluar dan kemudian dipukuli. Pada saat satu orang tersebut dipukuli, kebetulan di dalam kos-kosnya tersebut ada orang dan menelepon kawan-kawan yang lainnya meminta bantuan.
Pada saat satu orang tersebut dihajar, datanglah kawan-kawan dari orang yang dipukuli tersebut dengan sepeda motor dari arah timur untuk membantu temannya yang dikeroyok. “Lima orang ini datang dan kemudian membantu temannya yang dikeroyok oleh 4 orang tersebut. Dua orang berhasil kabur dan dua orangnya dipukuli hingga berdarah-darah,” terangnya.
Kejadian pemukulan tersebut dari awal hingga akhir terekam dalam CCTV berdurasi 8 menit. Dalam CCTV tersebut terlihat para tersangka ini tidak menggunakan senjata tajam, melainkan balok kayu dan sebuah kelapa untuk memukul lawannya.
Untuk antisipasi adanya bentrok susulan, Wisnu Wardana mengatakan, sudah melakukan antisipasi dengan patroli ke kantong-kantong kelompok antar dua kubu yang bertikai. “Kami sudah sampaikan agar memberi tahu teman-temannya untuk tidak macem-macem. Malah antisipasinya adalah dengan memproses segera kasus ini agar menjadi contoh dengan yang lainnya,” ujarnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Bila mengakibatkan luka diancam pidana penjara maksimal 7 tahun, sedangkan bila luka berat maksimal 9 tahun.
Di bagian lain, Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose saat mengecek kesiapan kepolisian mengamankan Pilkada Buleleng di Singaraja kemarin, dengan tegas menginstruksikan untuk menuntaskan kasus tersebut. ”Saya tidak tolerir yang namanya premanisme. Nanti tangkap semua,” tegasnya. (ken/ara/yor/fab/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
