Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 06.55 WIB

DPR: Megawati dan Pelapor Harus Berdamai

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa mengaku kecewa terkait LSM yang melaporkan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. 


Pasalnya suasana sosial dan politik Indonesia sedang mengalami kegaduhan, sehingga hal tersebut akan menimbulkan polemik baru.


"Kalau saling lapor negara ini akan chaos," ujar Desmond kepada JawaPos.com, Selasa (24/1).


Desmond menyarankan agar kedua belah pihak lebih baik melakukan mediasi. Dengan Bareskrim Polri sebagai fasilitatornya. 


"Iya kalau saya pikir begitu (mediasi), karena bagaimana pun Ibu Mega pernah jadi presiden, orang tua yang kita hormati," katanya.


Menurut Desmon, laporan dugaan penistaan agama terhadap Megawati kental akan muatan politis. Sehingga jalan mediasi menjadi solusi terbaik bagi kedua belah pihak.


"Kita juga harus kasihan sama polisi, polisi akan tersita waktu dan kejahatan yang lain tidak tertangani dengan baik," pungkasnya.


Sebelumnya, Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama, Baharuzzaman melaporkan Megawati atas kasus dugaan penistaan agama ‎ke Bareskrim Polri.


Dalam laporan, Baharuzzaman memperkarakan pernyataan Megawati yang isinya, 'Para pemimpin yang menganut ideologi tertutup memposisikan diri mereka sebagai pembawa self fulfilling‎ prophecy, atau para peramal masa depan.


Mereka dengan fasih meramalkan yang pasti akan terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, padahal, notabene mereka sendiri belum tentu melihatnya'.(cr2/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore