
SERU: Salah satu kamar di Hotel Null Stern.
JawaPos.com – Alam menjadi satu-satunya daya tarik Hotel Null Stern. Terletak di Pegunungan Alpen, Swiss, yang cantik, hotel satu kamar itu mengandalkan langit sebagai atap. Tiap malam, kerlip bintang-bintanglah yang bakal menjadi pemandangan tunggal bagi tamu. Sedangkan, pada pagi hari, pegunungan berselimut saljulah yang menemani.
”Ini hotel terbuka. Tidak ada atap dan dinding sama sekali,” kata Daniel Charbonnier, salah seorang pendiri hotel, kepada Business Insider. Di dalam ”kamar” hotel, hanya ada satu tempat tidur dan dua lampu malam. Layaknya hotel, tempat tidur itu juga dilengkapi kasur empuk dan selimut nyaman yang akan membuat tamu kerasan. Sebab, tanpa hiburan apa pun, tamu hotel hanya akan bermalas-malasan di atas kasur.
Lantas, bagaimana dengan makanan dan minuman? Jangan khawatir. Charbonnier sudah memikirkan semuanya dengan matang. Di dekat kamar seharga USD 210 (sekitar Rp 2,7 juta) per malam itu, ada bangunan dari kayu yang disebut kabin. Nah, di sana ada sejumlah staf hotel yang bertugas menjaga kenyamanan tamu dan menyiapkan segala kebutuhannya. Jika lapar atau haus, tamu hotel tinggal minta tolong kepada mereka.
Tapi, untuk ke kamar mandi, tamu hotel harus sedikit repot. Mereka harus berjalan sekitar lima menit menuju kamar mandi umum yang terletak di bawah ”kamar’’. Sejak diluncurkan pada Juli 2016, Null Stern sudah full booked sampai akhir tahun ini. Karena itu, Charbonnier dan rekan-rekannya berencana membuka ”kamar” baru di area lain. Seperti yang pertama, ”kamar” berikutnya akan berfondasi pelat baja.
”Hotel kami tak punya bintang. Tapi, kalianlah yang menjadi bintang kami. Tanpa atap dan dinding, yang ada hanya Anda dan pengalaman Anda,” ujar Charbonnier. Sebagai hotel terbuka yang mengandalkan alam, Null Stern yang oleh media Jerman diterjemahkan sebagai Tanpa Bintang itu mengizinkan tamu membatalkan kamar jika cuaca mendadak buruk. (theindependent/hep/c17/any/tia)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
