
SIBUK: Donald Trump saat berdisikusi pada Selasa (24/1).
JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai mewujudkan America First yang dia janjikan pada hari pelantikannya Jumat (20/1). Merujuk kepada program 100 hari pertamanya, tokoh 70 tahun itu meneken sejumlah legislasi eksekutif yang dinazarkan saat berkampanye. Di antaranya, mundur dari Trans Pacific Partnership (TPP).
Senin (23/1) Trump merealisasikan agendanya. Dia memberikan mandat kepada pemerintah federal untuk segera menarik diri dari TPP alias traktat dagang Pasifik. Sesuai dengan prediksi, keputusan tersebut langsung memantik reaksi tajam dari negara-negara Asia. Terutama Australia dan Jepang. Bagi Trump, TPP yang ditandatangani mantan Presiden Barack Obama itu tidak menguntungkan rakyat AS.
’’Kita tidak akan lagi menyepakati traktat dagang yang membuat semua orang meninggalkan negeri ini dan perusahaan-perusahaan dalam negeri malah membuat pabrik di negara lain,’’ tandas Trump tentang TPP yang ditekennya di Oval Office. Di hadapan para pebisnis dan pemimpin serikat pekerja AS yang dia undang ke Gedung Putih Senin lalu, Trump berjanji menyuburkan sektor manufaktur.
Suami Melania Knauss itu menegaskan bahwa AS tidak akan lagi melakukan kesepakatan dagang secara kolektif. Tetapi, Trump bakal membuat perjanjian dagang one-on-one dengan setiap negara. ’’Dengan demikian, AS bisa langsung menarik diri dari kesepakatan jika salah satu pihak melenceng dari kesepakatan awal dalam waktu 30 hari,’’ paparnya.
Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe yang telah menjadwalkan kunjungan ke AS, tampaknya, bakal memanfaatkan pertemuannya dengan Trump untuk membahas lebih lanjut kerja sama dagang dua negara. Sedangkan Australia dan Selandia Baru yang optimistis bisa mempertahankan TPP membuka diri untuk Tiongkok. Rencananya, Tiongkok dan beberapa negara Asia yang lain diajak bergabung.
Tentang North America Free Trade Agreement alias NAFTA, Trump menyatakan bakal menegosiasi ulang kesepakatan yang sudah ada. Jika tidak ada keuntungan bagi AS, dia pun tidak akan segan menarik diri dari traktat dagang yang diteken bersama Kanada dan Meksiko tersebut. Sementara itu, Kanada dan Meksiko berjanji bakal menarik diri dari NAFTA jika AS membuat perubahan sepihak.
Selain TPP dan NAFTA, Trump menjadi sorotan karena meneken kebijakan konservatif tentang aborsi. AS bakal menghentikan bantuan dan aliran dana ke seluruh organisasi non pemerintahan yang mendukung aborsi. Kebijakan tersebut jelas menuai kecaman. ’’Ini bencana. Kaum perempuan di negara-negara berkembang akan menjadi korban,’’ kritik Marjorie Newman-Williams dari Marie Stopes International.
Tanpa dukungan AS, terdapat sekitar 6,5 juta kehamilan yang tidak diinginkan di seluruh dunia. Kebijakan itu juga akan membuat angka kematian ibu dan bayi melonjak. Dari sekitar 2,1 juta aborsi ilegal yang terjadi, 21.700 ibu meninggal dunia. Hingga kini, menurut Newman-Williams, AS-lah yang paling banyak memberikan bantuan kesehatan kepada ibu dan bayi serta keamanan reproduksi.
Jika Trump lancar merealisasikan janji-janji eksklusifnya, tidak demikian halnya dengan penyusunan kabinet. Hingga hari keempat pemerintahannya kemarin (24/1), pebisnis Manhattan itu baru memiliki tiga menteri dan satu pejabat setingkat menteri. Total, baru empat orang yang mengisi kabinet Trump. Padahal, kabinet baru itu bakal beranggota 21 orang yang terdiri atas menteri dan pejabat setingkat menteri.
Menyusul Menteri Pertahanan James Mattis dan Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly, Rex Tillerson segera resmi menjadi menteri luar negeri. Senin waktu setempat (23/1) mantan CEO ExxonMobil itu mendapat lampu hijau dari Komite Urusan Luar Negeri Senat. Setelah melewati proses seleksi yang alot, komite memberikan dukungan kepada Tillerson dengan hasil voting 11-10.
Selain Tillerson, senat merestui Mike Pompeo sebagai direktur baru Badan Pusat Intelijen alias CIA pada Senin lalu. Meski tidak menjadi menteri, Pompeo tercatat sebagai anggota kabinet Trump. Sebab, jabatan tersebut setara dengan menteri. Berbeda dengan Tillerson, Pompeo mendapat banyak dukungan dari senator Demokrat yang duduk di Komite Intelijen Senat. Dia melaju ke kabinet dengan mendapat dukungan 66 suara. ’’Dia akan menjadi direktur CIA yang jempolan,’’ kata Ketua House of Representatives Paul Ryan.
Melalui Twitter-nya, dia menyampaikan ucapan selamat kepada rekannya sesama anggota House of Representatives pada Senin lalu. Bersamaan dengan itu, senator Dianne Feinstein berpesan kepada Pompeo agar menepati janjinya untuk tidak menerapkan lagi metode interogasi ekstrem seperti waterboarding.
Sementara senat sibuk menguji para kandidat yang dinominasikan Trump sebagai anggota kabinet, perseteruan Gedung Putih dengan media berlanjut. Kemarin penulis skenario komedi Saturday Night Live (SNL) Katie Rich menuai kritik dari netizen. Salah seorang yang mengkritik dia adalah Chelsea, putri mantan Presiden Bill Clinton dan Hillary. Gara-garanya, Rich mengolok-olok Barron, putra bungsu Trump, lewat Twitter.
’’Barron akan menjadi putra pertama penguasa Gedung Putih yang homeschooling,’’ tulisnya. Dalam hitungan detik, kalimat itu menjadi bumerang bagi Rich. Dia menuai kecaman dan kritik dari berbagai arah. Beberapa jam kemudian perempuan asal Chicago itu menghapus cuitannya. Tetapi, para pendukung Trump dan pembela hak anak-anak kandung berang. SNL lantas memberhentikan dia dari posisi penulis skenario komedi.
Chelsea juga menyayangkan tulisan Rich lewat media sosial tersebut. Sebagai mantan penghuni Gedung Putih, dia menyatakan bahwa setiap anak berhak mendapat perlindungan dan jaminan kehidupan yang normal layaknya anak-anak yang lain, apa pun statusnya. Itu juga berlaku bagi Barron. Katie lantas meminta maaf kepada publik atas guyonannya yang kebablasan itu. (AFP/Reuters/CNN/hep/c4/any/tia)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
