
Ilustrasi
JawaPos.com – Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) menilai pemerintah dan masyarakat masih akan dihadapkan pada ujian untuk mempertahankan kebhinekaan, demokrasi, toleransi, dan perdamaian, di tengah menguatnya fundamentalisme.
Menurut KPI, kelompok ini bertemu dan didukung oleh kekuatan politik dan kekuatan pendanaan dari sejumlah petualang politik yang menyiapkan “jalan”, untuk meraih kekuasaan pada pemilu 2019 nanti.
“Fundamentalis merupakan ancaman bagi seluruh warga negara Indonesia karena gerak langkah fundamentalis sudah mengarah pada menggeser ideologi bangsa dan negara, melakukan penindasan pada kelompok minoritas,” tegas Sekretaris Jenderal KPI Dian Kartika Sari di Cikini, Jakarta, Selasa (24/1).
Dian menilai kaum fundamentalis juga telah mengekspresikan ancamannya terhadap kelompok perempuan dalam bentuk menolak segala upaya kelompok perempuan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Pihaknya berharap negara tegas terhadap segala bentuk praktek intoleransi dan upaya menggeser ideologi negara.
“Harapan yang besar kini hanya bisa digantungkan pada negara, khususnya pemerintah, aparat keamanan, dan aparat penegak hukum,” kata Dian.
Dian menambahkan tindakan intoleransi terjadi dalam berbagai bentuk seperti kekerasan, ancaman kekerasan, tekanan massa, perubahan kebijakan, hingga cara-cara halus, termasuk indoktrinasi sikap intoleransi di satuan-satuan pendidikan. Praktek intoleransi yang terjadi, telah sampai pada taham mengancam keutuhan demokrasi. Pemerintah dan aparat keamanan harus bertindak tegas.
“Intoleransi akan berhenti jika terjadi penolakan dari masyarakat. Tanpa partisipasi masyarakat sekeras apapun upaya pemerintah dan aparat tidak akan membuahkan hasil,” tegasnya.
Negara, lanjutnya, diharapkan memegang kepemimpinan terdepan dalam menghadapi fundamentalis dan praktek intoleransi yang semakin marak. “Ini menjadi tahun penuh tantangan mempertahankan demokrasi dan kebhinekaan,” tuturnya.(cr1/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
