Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 06.48 WIB

Kaum Perempuan Wajib Jaga Kebhinekaan dan Toleransi

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com – Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) menilai pemerintah dan masyarakat masih akan dihadapkan pada ujian untuk mempertahankan kebhinekaan, demokrasi, toleransi, dan perdamaian, di tengah menguatnya fundamentalisme. 


Menurut KPI, kelompok ini bertemu dan didukung oleh kekuatan politik dan kekuatan pendanaan dari sejumlah petualang politik yang menyiapkan “jalan”, untuk meraih kekuasaan pada pemilu 2019 nanti.


“Fundamentalis merupakan ancaman bagi seluruh warga negara Indonesia karena gerak langkah fundamentalis sudah mengarah pada menggeser ideologi bangsa dan negara, melakukan penindasan pada kelompok minoritas,” tegas Sekretaris Jenderal KPI Dian Kartika Sari di Cikini, Jakarta, Selasa (24/1).


Dian menilai kaum fundamentalis juga telah mengekspresikan ancamannya terhadap kelompok perempuan dalam bentuk menolak segala upaya kelompok perempuan mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Pihaknya berharap negara tegas terhadap segala bentuk praktek intoleransi dan upaya menggeser ideologi negara.


“Harapan yang besar kini hanya bisa digantungkan pada negara, khususnya pemerintah, aparat keamanan, dan aparat penegak hukum,” kata Dian.


Dian menambahkan tindakan intoleransi terjadi dalam berbagai bentuk seperti kekerasan, ancaman kekerasan, tekanan massa, perubahan kebijakan, hingga cara-cara halus, termasuk indoktrinasi sikap intoleransi di satuan-satuan pendidikan. Praktek intoleransi yang terjadi, telah sampai pada taham mengancam keutuhan demokrasi. Pemerintah dan aparat keamanan harus bertindak tegas.


“Intoleransi akan berhenti jika terjadi penolakan dari masyarakat. Tanpa partisipasi masyarakat sekeras apapun upaya pemerintah dan aparat tidak akan membuahkan hasil,” tegasnya.


Negara, lanjutnya, diharapkan memegang kepemimpinan terdepan dalam menghadapi fundamentalis dan praktek intoleransi yang semakin marak. “Ini menjadi tahun penuh tantangan mempertahankan demokrasi dan kebhinekaan,” tuturnya.(cr1/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore