
Direktur Proliga, Hanny R. Surkatty, menjelaskan mengenau regulasi baru untuk Proliga 2017.
JawaPos.com - Kompetisi bola voli kasta teratas di Indonesia, Proliga 2017, tak cuma menghadirkan tambahan dua tim putri, Bandung Bank BJB dan Jakarta BNI Taplus. Ada pula beberapa warna baru yang dihadirkan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) selaku penyelenggara event yang sudah digulirkan sejak 2002 ini.
Seperti diketahui, jika pada tahun lalu peserta Proliga berjumlah 6 tim putra dan 5 putri, kali ini peserta putri jusru lebih banyak. Bandung Bank BJB dan Jakarta BNI Taplus, yang notabene sudah pernah menghiasi percaturan Proliga, memutuskan kembali berpartisipasi pada tahun ini.
Tak cuma itu, dalam hal kota penyelenggara, Proliga 2017 pun menghadirkan Batam sebagai debutan. Tahun ini, GOR Tumenggung Abdul Jamal di Batam untuk pertama kalinya akan menggelar seri Proliga dengan tim Batam Sindo BVN bertindak sebagai tuan rumah.
Satu kota lain yang kembali hadir adalah Surabaya. Setelah lama absen, GOR Kertajaya di Surabaya akan kembali hadir sebagai penyelenggara dengan Jakarta Pertamina Energi sebagai tuan rumah. Namun, Jakarta kali ini harus tercoret karena adanya renovasi kawasan Gelora Bung Karno untuk proyeksi Asian Games 2018.
"Jakarta tidak ada GOR representatif lagi karena ada renovasi Asian Games 2018. Di Batam GOR-nya representatif, animo penonton juga luar biasa. Sehingga kami akhirnya memutuskan memilih mereka sebagai salah satu tuan rumah. Sekarang, Sumatera ada dua, Palembang dan Batam," urai Direktur Proliga, Hanny R. Surkatty.
Dari peserta tim, selain kembalinya tim putri Bandung Bank BJB dan Jakarta BNI Taplus, ada pula tim lama yang berganti nama. Pertama adalah juara bertahan putra, Surabaya Samator, yang tahun ini menjadi Bhayangkara Samator menyusul akuisisi oleh Polri. Lalu, Bekasi BVN pun berubah menjadi Batam Sindo BVN seiring pergantian homebase dari Bekasi ke Batam.
Satu perubahan yang paling mencolok pada Proliga 2017 adalah mengenai perhitungan peringkat. Jika sebelumnya, jumlah perolehan poin menjadi pertimbangan utama dalam menentukan peringkat tim, kali ini berbeda. Jumlah kemenangan akan lebih diutamakan ketimbang poin tertinggi.
Seperti diketahui, kemenangan 3-0 dan 3-1 diganjar dengan poin 3, lalu 3-2 mendapat poin 2, kalah 2-3 diberikan poin 1, lalu kalah 1-3 dan 0-3 tida mendapat apa-apa. Sebelumnya, perhitungan poin itu mutlak menjadi penentu peringkat. Bahkan, tim yang jumlah menangnya lebih sedikit bisa berada di atas tim dengan kemenangan lebih banyak, selama jumlah perolehan poin unggul. Tapi tidak dengan tahun ini.
"Misal, tim A menang 3 kali dengan skor 3-2 semua dan nilainya 6. Tim B menang dua kali dengan skor 3-0 dan 3-1 serta sekali kalah 1-3, dan nilainya 7. Sebelumnya, Tim B yang poin 7 itu akan ada di ranking atas. Tapi sekarang tidak. Jumlah kemenangan yang didahulukan. Berarti, Tim A yang ada di ranking atas meski poin 6, dan Tim B di peringkat bawahnya meski poin 7. Itu kami terapkan di Porliga 2017 sesuai regulasi FIVB," jelas Hanny panjang lebar.
Regulasi soal perhitungan peringkat ini pun diakui Hanny sudah disosialisasikan kepada semua tim peserta Proliga 2017. Selain itu, di ajang Livoli Divisi Utama tahun lalu, aturan itu pun sudah diterapkan. Jadi, Hanny tak takut ada kesalahpahaman dari setiap tim terkait peringkat klasemen.
Satu lagi perbedaan yang ada di proliga tahun ini adalah terkait title sponsor. Jika tahun-tahun sebelumnya ada Sampoerna Hijau, BSI, hingga Pertamina, sebagai sponsor utama kompetisi, kali ini Proliga hanya memiliki sponsor pendamping seperti BNI 46, Bright Gas (Pertamina), dan Mikasa.
Meski begitu, pihak Proliga menegaskan hal itu tak memengaruhi jumlah hadiah yang mereka keluarkan untuk para peserta. "Hadiah tetap lebih dari 1 miliar rupiah, sama seperti tahun lalu. Jadi kami pastikan tidak ada pemangkasan anggaran untuk hadiah," tegas Hanny. (ira/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022