
Fahri Hamzah
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta agar aksi saling lapor ke Polri dihentikan. Itu menanggapi laporan Humas LSM Aliansi Anak Bangsa Gerakan Anti Penodaan Agama, Baharuzaman terhadap Presiden ke-6 Megawati Soekarnoputri ke Bareskrim Mabes Polri.
"Saya mengusulkan saling melapor ini dihentikan apalagi Ibu Mega (yang dilaporkan)," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1)
Kata dia, pandangan Megawati dalam pidatonya di HUT ke-44 tidak untuk disalahpahami. Namun seharusnya didiskusikan sebagai pemikiran tokoh bangsa, mantan presiden, dan sebagai tokoh nasional. "Saya tidak setuju itu dilaporkan. Itu tidak sehat bagi demokrasi kita," tegas Fahri.
Legislator asal NTB itu juga menyarankan dan mengusulkan agar kader PDIP terjun untuk membahas pemikiran Megawati dalam pidatonya teraebut supaya menjadi dialektika. "Biarlah pikiran Bu Mega adalah renungan beliau yang kita bahas, bukan kita laporkan. Karena semua orang yang berpendapat nanti dilaporkan jadi repot," sebutnya.
Dia pun meminta agar Polri menginstropeksi diri dalam penegakkan hukum. Jangan sampai asal menerima laporan namun pada akhirnya ada yang dipidana dan ada yang tidak. "Itukan (laporan) hanya kadang-kadang karena perasaan, salah paham, salah tangkap," tutur Fahri.
Hal itulah yang menyebabkan dia mengkritik proses hukum terhadap Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab terkait dugaan adanya logo palu arit dia uang baru. Katanya, hal tersebut bisa diselesaikan hanya dengan klarifikasi Bank Indonesia. "Cuma inikan diadu, LSM suruh lapor Habib Rizieq, dan seterusnya nanti sampai dimana ini," sambungnya.
Dikatakannya, andai proses penegakkan hukum seperti itu, masyarakat jadi takut bicara dan mengkritik kesalahan pemerintah. "Bungkamnya orang bicara, itulah bahaya demokrasi kita. Jangan suka saling lapor," pungkas Fahri. (dna/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
