
BANYAK MODELNYA: Ribca Maria Wijaya (kiri) belajar membuat amplop angpao dengan Devina Sujatmiko di East Coast. Foto atas, amplop-amplop yang didesain oleh Novia Anastasya.
JawaPos.com – Salah satu cara merayakan Imlek adalah bagi-bagi angpao. Dalam bahasa Hokkian, ang pao berarti amplop merah. Tradisinya, amplop merah itu diisi uang sebagai hadiah yang diberikan pada event spesial. Misalnya pernikahan, kelulusan, kelahiran bayi, atau perayaan Imlek.
Nah, sekarang amplop-amplop tersebut tak melulu berwarna merah. Desain dan warnanya makin bervariasi. Bahkan, seseorang bisa request desain sesuai keinginan.
Senin (23/1) Devina Sujatmiko dan Ribca Maria Wijaya berkreasi membuat amplop angpao di The Great Art Factory (TGAF) Surabaya. Mereka menggunakan fancy paper sebagai bahan utama. Ada dua jenis yangdigunakan, yakni kertas doff dan metalik. ”Jenis kertas ini kuat dan nggak mudah sobek,” terang Devina.
Untuk membentuk amplop, dia membutuhkan beberapa alat seperti gunting, penggaris, dan selotip. Alat dan bahan sangat mudah ditemukan. Siapa saja dapat membuatnya sendiri di rumah.
Sebelum melipat-lipat kertas hingga berbentuk amplop, Devina mendesain gambar dengan software. Sering kali ada dua ukuran amplop yang digunakan. Paling besar berukuran 9x16,5 cm. ”Ini cukup untuk memasukkan selembar uang kertas tanpa dilipat,” terang perempuan 31 tahun tersebut. Lalu, ukuran kedua adalah 9x9 cm. Bentuknya lebih kecil. Selembar uang kertas harus dilipat agar dapat masuk. ”Orang-orang lebih suka amplop yang ukuran besar,” tambah owner TGAF Surabaya tersebut.
Kalau dibuat sendiri, amplop lebih spesial. ”Karena bisa dikasih nama, ucapan, dan doa di desainnya,” ujar perempuan kelahiran Surabaya tersebut. Untuk Imlek kali ini, dia menerima banyak order amplop dengan tulisan doa.
Menyambut tahun ayam api yang jatuh pada 28 Januari mendatang, banyak yang request amplop bergambar ayam. ”Warnanya tidak hanya merah, tapi ada yang gold, jingga, juga biru,” tambahnya.
Novia Anastastya juga mendesain amplop angpao. Seperti Devina, perempuan 23 tahun itu berkreasi sehingga model amplop-amplop angpao lebih beragam. Lulusan Desain Komunikasi Visual Universitas Kristen Petra tersebut menjalankan bisnis amplop angpao melalui Instagram @papierlogue.
Desain Novia simpel dan modern. Meski arti angpao adalah amplop merah, dia justru menghindari warna merah. Warna yang dipilih emas, ungu, cokelat, dan broken white. ”Pasarnya anak muda sih. Meski ada yang warna putih, saya pakainya putih yang kekuningan atau broken white,”terangnya. Dalam budaya Tionghoa, putih melambangkan dukacita.
Selain desain printing, Novia juga membuat amplop dengan detail paper cutting alias teknik potong kertas dengan pisau khusus dan menghasilkan detail yang rumit. ”Lebih premium sih kalau yang pakai paper cutting,” ucap bungsu di antara tiga bersaudara itu.
Saat ini, lanjut dia, pangsa pasar terbesar adalah Jakarta. ”Di sana lebih banyak yang memilih desain minimalis seperti ini,” ucapnya sambil menunjukkan angpao bergambar gunung dan bunga sakura. (bri/esa/c11/jan/sep/JPG)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
