Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 01.25 WIB

Upaya Perluas Wawasan Mahasiswa CommTECH Camp Insight.

TANYA JAWAB: Staf Perpustakaan ITS memberikan informasi kepada para peserta CommTECH Camp Insight. - Image

TANYA JAWAB: Staf Perpustakaan ITS memberikan informasi kepada para peserta CommTECH Camp Insight.

JawaPos.com Sebanyak 55 peserta dari 18 negara berkumpul di ITS Senin (23/1). Peserta yang terdiri atas mahasiswa, staf, dan dosen perwakilan dari berbagai universitas itu mengikuti Community and Technological (CommTECH) Camp Insight. Event yang dihelat ITS International Office tersebut mengusung tema Solving Local Problems with The Global Knowledge.


Rektor ITS Prof Joni Hermana mangatakan, kegiatan itu diadakan untuk mengajak mahasiswa ITS agar semakin sering berinteraksi dengan komunitas asing. Ada tiga skema yang digagas untuk merealisasikannya. Pertama, mengenalkan prodi di ITS dan kiprahnya kepada masyarakat. Kemarin ada empat topik diskusi. Yakni, biomedikal, teknik komputer, multimedia, dan manajemen bisnis.


Kedua, mengenalkan kultur dan lingkungan Indonesia. Sebab, tidak bisa dimungkiri bahwa wilayah Indonesia cukup layak untuk menjadi tempat wisata. Ketiga, jelas dia, saat ini masyarakat sudah global village atau masyarakat tanpa batas. ”Networking jadi kata kunci. Membentuk jejaring, keluarga besar yang saling membantu,” ungkapnya.


Terkait dengan tema, peserta dibagi dalam tiga tim. Mereka diberi permasalahan yang ada di masyarakat lokal Surabaya. Selanjutnya, permasalahan itu dipecahkan dengan pendekatan yang berbeda-beda sesuai pengalaman masing-masing peserta di negaranya. Dengan begitu, pola pendekatan yang digunakan adalah pendekatan internasional di negara masing-masing peserta.


Beberapa negara berpartisipasi dalam event yang dihelat hingga awal Februari tersebut. Antara lain, Finlandia, Australia, India, Selandia Baru, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Turki, Yaman, dan Iran. Selain berdiskusi, para peserta diajak berkeliling Surabaya.



Johnny, peserta asal Taiwan, baru pertama datang ke Indonesia. Laki-laki yang menekuni bidang biologi itu ingin memperkaya pengalamannya. Juga, bisa belajar budaya di Indonesia. Hal sama disampaikan Vernicka Dene Ge Sagun. Mahasiswi Jurusan Biomedical Engineering, De La Salle University, Filipina, tersebut tertarik untuk mengetahui budaya dan bahasa Indonesia secara langsung. (puj/c7/nda/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore