
SEGERA DIGUSUR: Para pedagang di Pasar Wonokromo lama akan direlokasi ke tujuh pasar milik PD Pasar Surya.
JawaPos.com – Pembangunan frontage road Jalan A. Yani sisi barat segera berlanjut. Kali ini pemkot akan menggusur bangunan-bangunan di Pasar Wonokromo Lama.
Pasar Wonokromo Lama dikelola PD Pasar Surya Sembada (PDPS). Dari total lahan 3.233,85 meter persegi, yang bakal dikepras untuk pembangunan FR mencapai 1.175,57 meter persegi. Saat ini lahan tersebut dihuni 29 ruko. Hampir semua adalah bangunan permanen dan berjejer di tepi Jalan Raya Wonokromo.
Deretan tersebut kebanyakan diisi toko emas. Ada pula toko konfeksi, obat, dan perlengkapan sepeda. Namun, sebagian toko tersebut sudah lama tidak beroperasi. Maklum, deretan ruko tersebut tidak memiliki lahan parkir yang memadai. Jarak antara sisi depan toko dan badan jalan hanya sekitar satu meter.
Rencananya, ruko-ruko itu direlokasi ke tujuh pasar milik PD Pasar Surya. Yakni, Pasar Wonokromo, Tambahrejo, Rungkut Baru, Pucang Anom, Gubeng Masjid, Kedungsari, dan Banjar Sugihan.
Namun, pasar-pasar tujuan relokasi tersebut dikeluhkan para pemilik ruko. Salah satunya Juniwati Sugiharto. Pemilik toko emas tersebut menyatakan sudah mengecek ke seluruh pasar tujuan relokasi. ’’Gak cocok sama tempat yang ditawarkan,’’ ujarnya saat ditemui Jawa Pos, Senin (23/1). Apalagi, rukonya merupakan bisnis keluarga turun-temurun sejak 1958.
Sama dengan Juniwati, Hadi Trisno enggan direlokasi. Alih-alih disuruh pindah, dia lebih menginginkan ganti rugi bangunan. Memang, kebanyakan pedagang membangun ruko dengan biaya pribadi. Apalagi, ruko tersebut dibeli sejak dulu dari perseorangan. Mereka juga mengaku tidak tahu bahwa lahan tersebut ternyata milik PD Pasar.
Saat dimintai konfirmasi, Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya Zandi Ferryansa menerangkan, pihaknya memang sedang berfokus pada proses relokasi untuk mendukung terlaksananya proyek FR barat. Ketika ditanya mengenai sisa lahan yang tidak terdampak, dia belum bisa memastikan apakah akan tetap dikembangkan sebagai pasar atau tidak.
Namun, soal sosialisasi relokasi, Ferry enggan berkomentar banyak. Alasannya, masalah tersebut menjadi kewenangan Direktur Pembinaan Pedagang Nurul Azza. Sayang, direktur perempuan itu sulit dimintai keterangan. Jawa Pos beberapa kali berusaha menghubungi Nurul, tapi tidak pernah direspons. (kik/c5/oni/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
