
AKUNTANSI: Rovila El Magfiroh (kiri) membahas hasil penelitian Taufiq Bekti Nuralif (tengah) dan Aditya Andi Widianto.
JawaPos.com – STIE Perbanas Surabaya mengemas secara menarik presentasi hasil penelitian mahasiswa. Melalui Research Day, para mahasiswa Jurusan Akuntansi STIE Perbanas bersaing secara terbuka. Hasil penelitian atau skripsi bukan hanya untuk nilai pribadi, tapi juga terbuka untuk mahasiswa lainnya.
Ketua Pelaksana Research Day Rovila El Magfiroh mengatakan, ada 134 hasil penelitian yang terdaftar dalam ajang yang baru pertama dilaksanakan itu. Pengumpulan hasil penelitian tersebut dimulai pada Oktober 2015. Selanjutnya, 135 hasil penelitian itu diseleksi sehingga menjadi 70. ”Jadi, ada 70 mahasiswa yang presentasi dalam dua hari sampai besok (hari ini, Red),” katanya, Senin (23/1).
Semua hasil penelitian akan masuk proceeding. Namun, 10 hasil penelitian terbaik, kata dia, bisa dipublikasikan dalam jurnal The Indonesian Accounting Review (TIAR). Rovila mengatakan, Research Day mirip dengan call for paper. Mahasiswa yang sedang ujian skripsi pun bisa mengikuti Research Day. ”Terbuka, mereka menyimak supaya tahu dan bisa menjadi pengalaman adik-adiknya,” jelasnya.
Taufiq Bekti Nuralif, mahasiswa jurusan akuntansi, misalnya. Dia mengambil judul penelitian Analisis Informasi Keuangan pada Website Pemerintah Daerah di Indonesia. Menurut mahasiswa semester VI itu, penelitian tentang informasi keuangan sebenarnya sudah banyak. Namun, belum banyak penelitian yang mengambil sampel pemerintah daerah.
Dia mengambil sampel pemda di Sumatera dan Jawa. Hasilnya, tingkat pelaporan keuangan pemerintah daerah melalui website masih rendah. Hanya 33 persen. Menurut dia, kondisi itu termasuk memprihatinkan. Dalam website, kebanyakan pemerintah daerah hanya mencantumkan tentang berita-berita.
Adapun Aditya Andi Widianto mengusung judul Analisis Green Accounting sebagai Cleanser Production dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan. Menurut Adit, green accounting perlu dilakukan. Sebab, investor juga perlu melihat kinerja lingkungan perusahaan. Bukan semata-mata laporan kinerja keuangan. ”Kinerja lingkungan seperti pengelolaan limbah dan lain-lain,” ujar mahasiswa semester VII itu.
Adit mengaku sudah tiga kali mengajukan tiga penelitian ke perusahaan. Terakhir, dia berhasil mengajukan izin ke Pabrik Gula Krembung, Sidoarjo. Dengan green accounting, kelangsungan ekosistem atau lingkungan di sekitar perusahaan itu ikut terjaga. (puj/c10/nda/sep/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
