Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Januari 2017 | 00.56 WIB

Research Day, 70 Mahasiswa Presentasikan Hasil Studi

AKUNTANSI: Rovila El Magfiroh (kiri) membahas hasil penelitian Taufiq Bekti Nuralif (tengah) dan Aditya Andi Widianto. - Image

AKUNTANSI: Rovila El Magfiroh (kiri) membahas hasil penelitian Taufiq Bekti Nuralif (tengah) dan Aditya Andi Widianto.

JawaPos.com STIE Perbanas Surabaya mengemas secara menarik presentasi hasil penelitian mahasiswa. Melalui Research Day, para mahasiswa Jurusan Akuntansi STIE Perbanas bersaing secara terbuka. Hasil penelitian atau skripsi bukan hanya untuk nilai pribadi, tapi juga terbuka untuk mahasiswa lainnya.


Ketua Pelaksana Research Day Rovila El Magfiroh mengatakan, ada 134 hasil penelitian yang terdaftar dalam ajang yang baru pertama dilaksanakan itu. Pengumpulan hasil penelitian tersebut dimulai pada Oktober 2015. Selanjutnya, 135 hasil penelitian itu diseleksi sehingga menjadi 70. ”Jadi, ada 70 mahasiswa yang presentasi dalam dua hari sampai besok (hari ini, Red),” katanya, Senin (23/1).


Semua hasil penelitian akan masuk proceeding. Namun, 10 hasil penelitian terbaik, kata dia, bisa dipublikasikan dalam jurnal The Indonesian Accounting Review (TIAR). Rovila mengatakan, Research Day mirip dengan call for paper. Mahasiswa yang sedang ujian skripsi pun bisa mengikuti Research Day. ”Terbuka, mereka menyimak supaya tahu dan bisa menjadi pengalaman adik-adiknya,” jelasnya.


Taufiq Bekti Nuralif, mahasiswa jurusan akuntansi, misalnya. Dia mengambil judul penelitian Analisis Informasi Keuangan pada Website Pemerintah Daerah di Indonesia. Menurut mahasiswa semester VI itu, penelitian tentang informasi keuangan sebenarnya sudah banyak. Namun, belum banyak penelitian yang mengambil sampel pemerintah daerah.


Dia mengambil sampel pemda di Sumatera dan Jawa. Hasilnya, tingkat pelaporan keuangan pemerintah daerah melalui website masih rendah. Hanya 33 persen. Menurut dia, kondisi itu termasuk memprihatinkan. Dalam website, kebanyakan pemerintah daerah hanya mencantumkan tentang berita-berita.


Adapun Aditya Andi Widianto mengusung judul Analisis Green Accounting sebagai Cleanser Production dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan. Menurut Adit, green accounting perlu dilakukan. Sebab, investor juga perlu melihat kinerja lingkungan perusahaan. Bukan semata-mata laporan kinerja keuangan. ”Kinerja lingkungan seperti pengelolaan limbah dan lain-lain,” ujar mahasiswa semester VII itu.



Adit mengaku sudah tiga kali mengajukan tiga penelitian ke perusahaan. Terakhir, dia berhasil mengajukan izin ke Pabrik Gula Krembung, Sidoarjo. Dengan green accounting, kelangsungan ekosistem atau lingkungan di sekitar perusahaan itu ikut terjaga. (puj/c10/nda/sep/JPG)

Editor: Thomas Kukuh
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore