
Menemukan Jejak Terakhir Korban
JawaPos.com – Polisi semakin dekat untuk bisa menguak penyebab kematian Nova Ardiansyah. Dua saksi kunci sudah diperiksa. Kini Satreskrim Polrestabes Surabaya berusaha mencari orang-orang yang diduga berkelahi dengan pria yang akrab disapa Topeng tersebut.
”Ada dua orang yang kami kejar saat ini,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga, Senin (23/1). Namun, identitas dua orang tersebut masih ditutup rapat. Shinto tidak ingin buruannya lebih dahulu kabur.
Shinto memaparkan, dua nama tersebut muncul setelah saksi kunci melihat mereka berkelahi dengan Nova. Dua orang itu memberikan keterangan yang sama. Perkelahian terjadi sebelum Nova ditemukan mengambang di Kali Surabaya pada Selasa pekan lalu (17/1). Meski begitu, keduanya tidak tahu motif yang melatarbelakangi pertikaian tersebut.
Mengenai motor yang dibawa kabur korban, hingga saat ini polisi belum mengetahui keberadaannya. Namun, bisa saja dua orang yang tengah diburu mengetahui. ”Kami masih belum punya motif. Mudah-mudahan saja mereka (dua orang yang diburu, Red) bisa mengarah ke motor juga,” ungkap alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut.
Korps seragam cokelat tidak punya patokan target kapan perburuan harus tuntas. Yang jelas, polisi sudah melacak alamat tempat tinggal mereka.
Shinto memastikan bahwa dua orang yang diburu tersebut mengenal Nova. Perkelahian yang terjadi tidak jauh dari TKP penemuan jasad Topeng membuat polisi yakin peritikaian itu memiliki hubungan dengan kematian korban. Jika benar, mereka juga akan bisa menunjukkan tempat Nova tercebur ke sungai.
Saat ini ada dua regu yang disebar untuk mencari dua orang tersebut. Keduanya mungkin telah berpencar, tapi tetap berkomunikasi.
Pengungkapan penemuan jenazah Nova hampir sama dengan kasus Yayuk dan Ipin yang pernah dilakukan polisi. Pengungkapan kematian Nova sama dengan Yayuk. Awalnya polisi sama sekali tidak tahu lokasi tenggelamnya korban. Sedangkan dalam kasus Ipin, ada saksi mata yang melihat sehingga polisi bisa langsung menelusuri TKP tempat Ipin dikeroyok.
Sama dengan Yayuk, polisi menemukan ciri-ciri kekerasan di jenazah Nova. Pencarian saksi-saksi kini menjadi tantangan polisi. ”Kami telusuri orang-orang yang dekat dengan korban. Problemnya, korban (Nova, Red) ini kan bergaulnya luas. Orang-orang di sekitar rumah juga tidak banyak yang tahu,” tutur polisi asal Medan tersebut.
Shinto optimistis pihaknya segera mengungkap kasus tersebut. Dia berharap keluarga korban maupun warga Kota Pahlawan tetap yakin dengan kinerja polisi. ”Kami akan terus kerja keras untuk menuntaskan apa yang sudah jadi tanggung jawab kami,” tegasnya.
Jenazah Nova ditemukan di Kali Surabaya Selasa (17/1). Diduga, dia telah meninggal dua hari. Saat ditemukan, badan korban membengkak dan warnanya menghitam.
Berdasar hasil otopsi, tengkorak warga Kebonsari I itu rapuh. Polisi belum bisa memastikan apakah ada pukulan benda tumpul di kepalanya. Namun, tim medis menjelaskan bahwa struktur tengkorak tersebut bisa jadi dipengaruhi faktor genetis saat lahir. Selain itu, ditemukan adanya luka di mulut yang mengarah pada dugaan penganiayaan. (did/c10/fal/sep/JPG)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
