
Ilistrasi
JawaPos.com - Teror gedor pintu di malam hari menghantui warga Desa Sungai Ringin, Sekadau Hilir. Teror tersebut sudah terjadi sejak sepekan lalu. Hingga saat ini teror tersebut masih menjadi tanda Tanya besar.
Sejumlah warga menduga, ada hantu yang menggedor pintu rumahnya. Teror ini pun diselidiki polisi yang melibatkan warga setempat. “Kami belum memastikan, apakah itu salah satu modus yang digunakan pelaku tindak kejahatan. Mungkin juga ada anak-anak iseng atau bagaimana?” kata Kapolsek Sekadau Hilir AKP Muhadi dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Selasa (24/1).
Muhadi mengaku sudah melakukan berbagai upaya. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak desa, RT, RW dan kepala dusun setempat. Mereka diminta mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling).
“Saat ini pintu rumah warga yang diketuk sudah mulai berkurang dan tidak terjadi setiap malam lagi. Ini tidak terlepas dari upaya ronda malam yang dilakukan warga sekitar,” katanya.
Dia mengimbau, warga tetap melakukan ronda malam. Hanya saja jangan sampai melakukan tindakan yang berlebihan atau menyimpang dari ketentuan. Kepedulian masyarakat akan keamanan lingkungannya sangat diperlukan, mencegah terjadinya tindak kejahatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, apabila menemukan pelaku kejahatan, baik yang sifatnya pidana maupun pelanggaran di desa, untuk tak melakukan main hakim sendiri. Serahkan pelakunya ke kita,” pesan Muhadi.
Sementara itu, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Sekadau, Welbertus Willy meminta masyarakat tidak resah. Saat ini belum diketahui apa motif gedor pintu tersebut. Apakah hanya iseng atau akan melakukan tindakan kriminal.
“Tetapi perlu diwaspadai. Silakan tingkatkan keamanan setempat melalui Siskamling. Tidak hanya Desa Sungai Ringin, tapi juga seluruh masyarakat di Sekadau,” kata Willy.
Dia juga meminta warga jangan main hakim sendiri. Tidak juga menuduh orang sembarangan sebagai pelakunya. Yang terpenting, tingkatkan keamanan di lingkungan sekitar. Willy juga meminta kepolisian meningkatkan patroli pada jam malam. Patroli dapat mengurangi keresahan masyarakat.
“Kepada masyarakat terutama di daerah yang rawan, segera lapor pihak keamanan. Kalau pelakunya sudah ditangkap, serahkan kepada polisi, dan jangan main hakim sendiri,” tegas Willy. (bdu/fab/JPG)

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
