
Basuki Tjahaja Purnama
JawaPos.com - Muhammad Asroi Syahputera, salah satu saksi pelapor memberikan keterangan dalam sidang dugaan penistaan agama terhadap terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Asroi menceritakan awal mula dirinya melaporkan mantan Bupati Belitung Timur tersebut, karena tergugah hatinya setelah menonton televisi dan Youtube saat Ahok melecehkan Surah Al Maidah ayat 51. "Saya melihat pidato Ahok di Kepulauan Seribu melalui televisi dan saluran Youtube," ujar Asroi di Auditorium Gedung Kementerian Pertanian (Kementan), Ragunan, Jakarta, Selasa (24/1).
Setelah punya niat akan melaporkan mantan Bupati Belitung Timur ke Polres Kota Padang Sidempuan, Asroi mengaku sempat berkonsultasi dengan para ulama. Hasil dari konsultasi tersebut, ulama setuju kalau Ahok dilaporkan. "Sehingga kita lakukan laporan ke pihak berwajib," katanya.
Asroi menegaskan, pelaporan dirinya ke aparat kepolisian bukan karena masalah Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. Melainkan untuk jihad membela agama Islam yang telah dilecehkan oleh Ahok. "Semua umat muslim itu bersaudara jadi kita pasti marah apabila ada agama dihina," pungkasnya.
Kasus dugaan penistaan agama ini bermula saat Gubernur DKI Jakarta Ahok dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan politisasi ayat suci Alquran menggunakan Surat Al Maidah ayat 51. Dalam ayat tersebut adalah mengharuskan umat Islam tidak memilih pemimpin nonmuslim.
Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahok dengan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penistaan Agama dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun. (cr2/JPG)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
