
BERNILAI SENI: Dari kiri, Saidatul M.D., Mareta Putri, dan Madtya Kusuma melihat hasil kreasi berupa dompet dari bahan dasar pelepah pisang dan enceng gondok.
JawaPos.com – Saat memasuki sejumlah ruangan di SMP PGRI 9 Sidoarjo, tertata rapi beragam hasil kreasi siswa. Mulai ruang kelas, ruang guru, hingga ruang kepala sekolah. Macam produknya, antara lain, lampion, beragam tas dan dompet dari berbagai bahan, serta mahar untuk nikah. ’’Ada tas dari enceng gondok, juga dompet dari pelepah pisang,’’ ujar Wakil Ketua OSIS SMP PGRI 9 Sidoarjo Muhammad Mahameru Abidin Senin (23/1).
Selain bertujuan agar kreativitas siswa bisa berkembang, produk encek gondok dibuat untuk mengurangi keberadaan tanaman itu di sungai. Apalagi, banyak aliran air di Kota Delta yang penuh dengan enceng gondok sehingga menjadi penyebab penyumbatan.
Memanfaatkan sampah bukan hanya itu. Mereka juga membuat tas dari kain goni yang tidak terpakai dengan ditambahi rajutan bermotif. Dengan begitu, tampilannya lebih menarik. Ada juga piring yang terbuat dari susunan tutup botol serta pot-pot bunga dari botol bekas. ’’Ditanam di halaman sekolah, kadang juga di depan kelas,’’ kata siswa kelas VIII A itu.
Untuk mahar nikah, mereka membuat berbeda. Uang mahar dilipat layaknya membuat origami. Beragam bentuk unik-unik. Mereka meletakkannya di wadah yang juga sudah didesain. Ada yang berbentuk Menara Eiffel dan rumah-rumah. Desain wadah juga berasal dari beragam bahan. Misalnya, susunan kayu bekas maupun koran bekas. ’’Karya-karya tadi dipajang ke umum saat pameran sekolah. Juga ada yang dipamerkan ke luar sekolah. Pameran sekolah rutin usai libur panjang,’’ ujar Ketua OSIS SMP PGRI 9 Sidoarjo Mareta Putri Hariyanto.
SMP PGRI 9 Sidoarjo juga memfasilitasi siswa yang berkembang di bidang teknologi dalam ekstrakurikuler robotik. Bahkan, hasil karyanya telah menorehkan prestasi. Pada 2016, mereka merebut posisi ketiga robot line tracer pada event Industrial Automatic and Robotic Competition yang diselenggarakan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Tahun ini mereka mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi serupa. Mereka melakukan pengembangan robot yang sudah dibuat. Selain teknologi, pembelajaran spiritual tidak boleh ketinggalan. Ada porsi lebih untuk pembelajaran musabaqah tilawatil Quran (MTQ). Perwakilan siswa pernah mendapat gelar runner-up dalam kompetisi MTQ se-Kabupaten Sidoarjo pada 2016. ’’Banjarinya juga tak kalah bagus. Pramukanya pada 2016 juga mendapat peringkat kedua se-Kabupaten Sidoarjo,’’ ujar Ali Imron, kesiswaan SMP PGRI 9 Sidoarjo.
’’Semuanya lengkap. Tidak hanya masalah umum yang kami pelajari. Pembelajaran bidang agama juga kuat,’’ kata Kepala SMP PGRI Sidoarjo Kasan Achmadi. Sebab, ujar dia, percuma pintar menguasai ilmu pengetahuan kalau jiwanya kosong tanpa spiritual.
Kasan menambahkan, untuk mewujudkan keseimbangan antara pengetahuan umum dan spiritual tersebut, guru menjadi elemen penting. Guru harus kreatif dan mumpuni di bidangnya. Dengan demikian, tujuan sekolah menjadi unggulan bisa tercapai. ’’Karena sinergitas semua elemen itu, sekolah kami pada 2012 sebagai SMP percontohan se-Jawa Timur,’’ kata Kasan.
Itulah yang membuat sekolah yang dihuni 774 siswa tersebut kerap dikunjungi lembaga pendidikan lain. Mereka menimba ilmu tentang cara mengelola sekolah, termasuk kiat sekolah memperoleh akreditasi A. ’’Walaupun begitu, tetap harus ditingkatkan lagi kualitasnya,’’ ucap Kasan. (uzi/c19/dio/sep/JPG)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
