
Potensi Ekspor Pada 2017
JawaPos.com – Kelancaran modal menjadi upaya pemkab untuk menggenjot ekspor yang tahun lalu naik tipis. Banyak pelaku usaha sulit merambah pasar luar negeri karena keterbatasan dana. ’’Masalah modal sudah dipikirkan. Kami bakal berkomunikasi dengan perbankan,’’ ungkap Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Gresik Agus Budiono, Senin (23/1).
Dia menambahkan, pihaknya bakal lebih memfasilitasi pengusaha dan perbankan. Termasuk industri menengah yang berpotensi ekspor. Langkah itu dilakukan setelah pemetaan usaha tuntas. ’’Pastinya, setelah pendataan semua usaha selesai. Mungkin bulan depan,’’ katanya.
Agus berharap perbankan mendukung program tersebut. Peran lembaga keuangan penting untuk mendorong pertumbuhan di sektor industri. ’’Jika ada modal, pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya. Kemungkinan untuk ekspor sangat besar,’’ imbuhnya.
Sementara itu, pengusaha lebih menyoroti peningkatan layanan di pelabuhan. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gresik Lailatul Qodri berharap pemerintah tidak hanya memikirkan modal, tapi juga memperbaiki layanan pelabuhan. Sebab, banyak pengusaha yang mengeluh karena harus mengirimkan barang melalui Surabaya. Penyebabnya, pelabuhan di Gresik belum memiliki layanan komplet. Misalnya, fasilitas peti kemas untuk ekspor.
’’Kami mendorong pelabuhan untuk berkembang. Sebab, sarana logistik amat penting bagi pengusaha,’’ kata lelaki asal Bojonegoro tersebut. Dia berharap peran Pelabuhan Gresik dalam menyokong pertumbuhan industri semakin besar. Terutama soal penarikan tarif representatif untuk pengguna jasa transportasi laut.
Qodri sepakat bahwa ekspor di Kota Pudak perlu digenjot. Ada beberapa sektor yang bisa diandalkan di pasar internasional. Berkaca pada kondisi sebelumnya, industri minyak, komponen otomotif, pupuk, dan mamin cukup potensial. ’’Kami pikir, ekspor di sektor-sektor tersebut bisa ditingkatkan. Permintaannya masih banyak,’’ tuturnya. Dia membenarkan bahwa pengusaha perlu sarana peti kemas. Fasilitas amat penting untuk menunjang ekspor.
Sebagaimana diinformasikan, dinas koperasi, UMKM, perindustrian, dan perdagangan (diskoperindag) mencatat kenaikan ekspor yang belum signifikan. Nilai ekspor pada 2015 mencapai USD 1,3 miliar. Nilainya naik tipis sepanjang 2016 menjadi USD 1,4 miliar.
Yang memprihatinkan, ternyata masih banyak perusahaan di Gresik yang mengirimkan barang lewat Surabaya. Hampir 90 persen perusahaan yang mencatatkan namanya di papan ekspor memanfaatkan Pelabuhan Tanjung Perak. Secara otomotis, pendapatan dari retribusi pelabuhan masuk ke daerah lain. (hen/c22/ai/sep/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
