
Wenger didakwa FA karena melontarkan kata kasar dan mendorong wasit
JawaPos.com - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, tampaknya bakal mendapat hukuman berat dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Sebab, Wenger akan menghadapi dua dakwaan dari FA.
Sebelumnya, Wenger memang harus diusir oleh wasit saat Arsenal menang 2-1 atas Burnley akhir pekan lalu. Dia melancarkan protes keras kepada Wasit Jon Moss.
Protes itu karena Moss memberikan penalti kepada Burnley saat masa injury time. Dia akhirnya diusir oleh Moss.
Bukannya pergi, Wenger malah menontonnya darilorong pemain. Hal itu membuat wasit keempat, Anthony Taylor mengusirnya lagi.
Tak terima, Wenger melontarkan kata-kata kasar kepada Taylor. Dia bahkan beberapa kali mendorong Taylor.
"Arsene Wenger terbukti bersalah pada menit ke-92 ketika dia melontarkan kata-kata kasar atau mengintimidasi ofisial keempat," demikian pernyataan resmi FA.
FA sendiri bakal menjatuhkan hukuman berat kepada Wenger. Namun, sebelum itu, manajer asal Prancis itu harus merespons dakwaan itu hingga 26 Januari.
"Hal ini membuatnya diusir dari pinggir lapangan, lalu sikapnya di lorong pemain serta membuat kontak fisik dengan ofisial keempat adalah tindakan yang tidak bisa diterima," tuntas penyataan itu. (ies/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
