
LATIHAN UJIAN: Siswa SMKN 1 Nganjuk mengoperasikan komputer dan laptop di laboratorium. Dalam unas tahun ini, mereka akan mengikuti UNBK.
JawaPos.com- Kemendikbud menyiapkan diri menghadapi kemungkinan melonjaknya peserta ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Caranya adalah dengan menjalankan uji coba UNBK akhir Februari nanti.
Sekolah yang mengajukan diri untuk melaksanakan UNBK terus bertambah. Berdasar data per 23 Januari, ada 6.588 SMP, 5.866 SMA, dan 7.589 SMK yang mengusulkan menjadi penyelenggara UNBK. ’’Data akan terus bertambah karena usulan dari daerah masih terus dibuka,’’ kata Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud Nizam.
Nizam menjelaskan, jumlah siswa yang mengikuti UNBK sangat banyak. Sebab, mereka tidak hanya siswa di sekolah penyelenggara UNBK, tetapi juga siswa sekolah lain yang menumpang ke sekolah penyelenggara UNBK. Sampai sekarang, Kemendikbud belum menetapkan jumlah sekolah yang numpang ujian.
Nah, untuk mempersiapkan pelaksanaan UNBK, Kemendikbud akan melakukan uji coba. Menurut Nizam, uji coba tersebut tidak seperti tryout. ’’Uji coba ini sekadar mengenalkan sistem operasi UNBK ke siswa,’’ tutur guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu.
Untuk bisa melakukan uji coba UNBK, unit komputer di sekolah harus disinkronisasi dengan server Kemendikbud. Hal itu dilakukan agar butir soal ujian untuk uji coba bisa terunduh sampai di sekolah-sekolah. Siswa bisa memanfaatkan sesi uji coba UNBK itu supaya siap saat ujian nasional (unas) resmi berlangsung.
Nizam juga mengingatkan sekolah tidak berlebihan dalam bersiap menghadapi unas. Misalnya, menggunakan model mengerjakan butir-butir soal atau prediksi unas. Menurut dia, yang penting adalah guru berkonsentrasi dalam penuntasan materi ajar.
Sementara itu, anggota Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Mansur berharap Kemendikbud segera menetapkan sekolah yang melaksanakan UNBK. Juga, sekolah yang menumpang dan sekolah yang tetap melaksanakan unas berbasis kertas. ’’Supaya kami di daerah bisa bersiap mengatur penjadwalan,’’ kata wakil kepala SMAN 1 Gunungsari, Lombok Barat, itu.
Saat ini beredar kabar yang tidak jelas terkait pelaksanaan UNBK. Mansur mendapat informasi bahwa peserta ujian di wilayahnya dipersiapkan untuk mengikuti UNBK. Namun, belum ada keputusan resmi dari Kemendikbud. Menurut rencana, keputusan final dari Kemendikbud diumumkan saat Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan pada 25–27 Januari di Depok. (wan/c17/ca)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
