
Ilustrasi
JawaPos.com - Ketahanan pangan yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta diilai belum baik. Dindikasinya, program ketahanan pangan belum dikelola secara berkelanjutan. Akibatnya, stabilitas harga di pasaran buruk terlebih menjelang hari besar keagamaan dan hari besar lainnya.
"Ke depannya baik di hari biasa dan di hari besar stabilitas harga harus tetap terjaga baik. Itu daging, beras, minyak dan lainnya," kata anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Syarifuddin, kemarin (23/1).
Syarifuddin mengatakan, pemerintah sudah harus beralih menggunakan sistem penyimpanan cold storage. Sebab, untuk komoditi daging saja bisa disimpan untuk waktu lama sehingga saat pasokan kurang harga jualnya tetap sama.
Peran tiga badan usaha milik daerah (BUMD) DKI, yaitu Dharma Jaya, Tjipinang Food Station dan Pasar Jaya harus lebih maksimal lagi. Sehingga ketahanan pangan di DKI Jakarta bisa tetap stabil dan terjaga.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta berupaya mengendalikan harga bahan pokok jelang hari besar. Salah satu bahan pokok yang harganya harus dikendalikan adalah cabai.
Sumarsono berharap, rencana ini dapat terealisasi secepat mungkin. Sebab, kata dia, tanaman cabai dapat tumbuh dalam waktu 1-2 bulan. Kemudian, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan provinsi lainnya untuk ketersediaan bahan pokok.
Kerjasama ini terutama dengan daerah penyangga Jakarta. "Supaya tengkulak tidak bisa bermain. Kalau melalui tengkulak, pas (bahan pokok) sampai ke sini, harganya mahal," kata Sumarsono.
Dia berharap, tak ada lonjakan harga pokok jelang hari Natal dan Tahun Baru 2017. "Kalau ada sedikit (lonjakan harga) harap dimaklumi, mudah-mudahan enggak ada gejolak," tandas Sumarsono. (wok/yuz/JPG)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
