
Ilustrasi
JawaPos.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan Korps Adhyaksa. Berdasarkan Keputusan Jaksa Agung, sedikitnya ada 143 pejabat eselon II dan III yang digeser posisinya.
Berdasarkan SK Jaksa Agung Nomor: Kep-IV-052/C/01/2017 dan Nomor: Kep-IV-018/A/JA/01/2017 yang beredar di internal Kejaksaan, Senin (23/1), ada 112 orang pejabat eselon III yang diganti. Sementara pejabat eselon II yang digeser sebanyak 31 orang.
Sesuai dengan SK tersebut, posisi Sesjampidsus yang kosong menyusul Arnold Angkouw memasuki masa pensiun, kini digantikan oleh Sudung Situmorang mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI. Untuk posisi Kajati DKI kini ditempati oleh Tony Tribagus Spontana, mantan Kajati Yogyakarta.
Saat dihubungi, Tony mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan kepada dirinya untuk menjadi Kajati DKI. "Terima kasih atas kepercayaan Pimpinan. Tentu, ini tantangan bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi," katanya diberitakan INDOPOS (Jawa Pos Group), Senin (23/1).
Tony saat ini masih menjabat Kajati Daerah Khusus Jogjakarta (DIJ). Dia pernah menjabat sebagai Kapuspenkum dan Kepala Perwakilan Kejaksaan di Hongkong serta pernah menjadi Anggota Tim Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Timtas Tipikor). "Saya berharap juga dukungan dari media dan semua pihak agar tugas dan tanggung jawab dalam penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi," imbuhnya.
Kini posisi Kajati Jogjakarta ditempati Sri Harijati, yang kini Kapus Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan. Posisi Sri Harijati digantikan Triyono Haryanto (Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Pembinaan-Jambin), Kajati Sulsel Hidayatullah menjadi Inspektur I pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas). Tempat Hidayatullah diduduki Jamn Samuel Maringka (Kajati Ambon). Posisi Jan ditempati Wakajati Ambon Manumpak Pane.
Sementara itu, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Fadil Zumhana dimutasi menjadi Kajati Kaltim menggantikan Abdul Kadiroen dan dipromosi sebagai Inspektur II pada Jamwas. Sedangkan Direktur Penyidikan ditempati Warih Sadono (Kajati Kalbar) dan tempatnya diduduki Sugiyono (Karo Umum pada Jambin).
Pada eselon III, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Sarjono Turin dipromosi menjadi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI. Kajari Jaksel diduduki Raimel Jesaja (Aspidsus Kejari Sultra). Sementara, Kajari Jakarta Utara Roberthus Melchisedek Tacoy (Aspuidsus Kejati Lampung) menggantikan Agung Dipo (Kasubdit Uheksi pada Jampidsus), Mohamad Mikroj (Kajari Batam) menjadi Aspidsus Kejati Kalbar. (ydh/yuz/JPG)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
