Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 14.35 WIB

65 Ribu Kartu Jamkesda Belum Didistribusikan

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - DPRD Karawang menyayangkan lambatnya Pemkab Karawang dalam mendistribusikan kartu jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Pasalnya, sebanyak 65.000 kartu Jamkesda ternyata belum bisa didistribusikan kepada masyarakat.

Alasannya, karena tidak ada anggaran untuk mendistribusikan kartu yang diberinama Karawang Sehat tersebut. "Saya juga tidak tahu kartunya ada dimana, apakah ada di Dinsos atau di Dinkes," ujar Wakil Ketua Komisi D DPRD Karawang, Endang Sodikin, Senin (23/1).

Endang mengatakan, selaku wakil rakyat dia sering mendapatkan keluhan dari masyarakat yang tak kunjung menerima kartu Jamkesda. Rencananya, dalam waktu dekat Komisi D akan memanggil tiga instansi, yaitu Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.

"Karena tiga intansi ini saling lempar tanggung jawab saat saya tanya, " ujarnya. Untuk tahun ini, kata Endang, pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 15 Miliar untuk peserta Jamkesda.

Harapannya dengan uang sebanyak itu, seharusnya masyarakat bisa memanfaatkan kartu tersebut untuk berobat ke rumah sakit.
"Permasalahan ini harus secepatnya diselesaikan oleh pemerintah,  kasihan masyarakat," katanya.

Endang berharap pemerintah bisa memanfaatkan keberadaan 50 Puskesmas untuk membantu mendistribusikan kartu Jamkesda. Karena sejauh ini, ada sebanyak 571 Ribu warga Karawang tercatat sebagai pemegang kartu Karawang Sehat. "Kita harapkan kartu Jamkesda segera didistriusikan," harapnya. (use/din/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore