
SERU: Peserta Prosperity Run tampil maksimal menggunakan kostum cheongsam.
JawaPos.com – Imlek tahun ini tinggal menghitung hari. Berbagai acara untuk menyambut tahun baru 2017 umat Konghucu pun diadakan di berbagai sudut Kota Pahlawan. Minggu (22/1) digelar lari pagi bertema Prosperity Run di Family Club Regency 21. Sejak pukul 05.30, 1.500 orang memenuhi lokasi event. Mulai anak-anak hingga orang dewasa. Pemandangan serbamerah terlihat dari seragam peserta. Bahkan, beberapa peserta tampil atraktif dengan mengenakan cheongsam.
Salah satunya adalah Soening Mawarwati. Mengenakan kostum cheongsam dan bando Putri Huan Zhu, perempuan 41 tahun tersebut terengah ketika hampir sampai di garis finis. Dia mengangkat kedua tangannya kala panitia mengalungkan medali. ”Bahannya stretch kok, jadi nyaman saja,” ucapnya.
Setelah Soening, Olivia Iriani Tantu menyusul di belakangnya. Olivia juga mengenakan cheongsam berhias bordir bunga-bunga. Berbeda dengan Soening, Olivia tampak sedikit kerepotan. Meski sudah diberi ikatan pita, beberapa kali dia memegangi topi khas Tionghoa yang disertai kepang rambut itu. ”Sebenarnya bajunya nggak masalah sih. Tapi, topinya kurang pas. Saya kemarin hunting topi ini dulu di toko,” jelasnya sambil berlari kecil.
Rute berlari sejauh 5 km pun berhasil ditempuh para peserta. ”Sebenarnya panitia tidak mengadakan lomba kostum. Ini inisiatif peserta saja,” kata Marketing Manager Regency 21 Sherlin Soemargo.
Lenmarc juga memiliki kegiatan untuk menyambut Imlek kemarin. Yakni, lomba menghias lampion. Seru-seruan sambil quality time bersama keluarga. Itulah yang tampak pada acara yang diikuti 39 tim peserta itu. Masing-masing tim terdiri atas anak dan satu orang tua yang mendampingi.
Para peserta harus merampungkan lampion berdiameter 30 cm dalam waktu dua jam. Di atas lampion putih berbahan kertas tisu, mereka bebas berkreasi dengan pernak-pernik yang mereka punya.
Meski menurut peraturan peserta hanya boleh didampingi satu orang tua, banyak yang ikut campur tangan dalam praktiknya. Misalnya, tim dari keluarga Eric Harianto. Eric beserta istrinya, Indah Harianto, kompak menghias lampion dengan pita serta renda-renda kuning dan biru. Kedua anaknya, Joyce Glory dan Justin Imanuel, sibuk menggunting dan menempel.
”Ayo cepet, ini kupu-kupunya ditempel. Jangan dibuat mainan terus!” ucap Indah kepada Justin. Tak jauh dari keluarga Eric, salah seorang peserta menunduk dan bersila memegang sebuah lampion. Dia adalah Brenda Ivena. Dia terlihat tekun menempel satu per satu hiasan pada lampion. Gadis 11 tahun itu telaten menggambar ayam, bunga, dan ucapan Gong Xi Fa Cai dengan pena emas. Di sampingnya, berderet pensil warna.
Brenda menyusun satu per satu gambar ayam agar tampak timbul. Pada ekor dan sayap ayam, dipulaskan cat emas supaya tampak berkilau. Di bagian atas lampion, terbingkai manik-manik emas berbentuk teratai. Cantik. (esa/c18/jan/sep/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
