Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 11.41 WIB

Bereksperimen, tapi Tidak Lepas Ciri Khas

ORIENTAL: Aulia Shabrina (kiri) dan Natasya Dyah Ayu dengan busana khas Imlek di Taman Perahu kemarin. - Image

ORIENTAL: Aulia Shabrina (kiri) dan Natasya Dyah Ayu dengan busana khas Imlek di Taman Perahu kemarin.


JawaPos.com – Busana cheongsam menjadi tren menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Pertokoan pun mulai menjajakan busana khas itu dengan berbagai model. Meskipun banyak variasi, ciri khas tidak ditinggalkan.



Salah satu ciri yang begitu lekat adalah warna busana yang dibalut kombinasi emas. Umumnya, cheongsam berwarna merah dengan model kerah berdiri. Karakternya mengilap alias glitter. Nama cheongsam bermakna pakaian panjang. Baju itu nyaman dikenakan di segala suasana, apalagi dengan banyaknya variasi yang kini hadir.



Motif-motif yang dibubuhkan, antara lain, bunga berbalut semu keemasan, cenderawasih, dan tulisan-tulisan kanji Tiongkok. Ciri khas tersebut tak dilepaskan Aulia Shabrina Putri dan Natasya Dyah Ayu Permatasari. Dua model muda itu memilih tampil dengan cheongsam yang kental dengan aksen pecinan saat berlatih fashion show di Taman Perahu Kota Delta pada Minggu (22/1).



Model busana yang sengaja dirancang dengan tema oriental tersebut mengadopsi variasi gaya dari beberapa perancang. Natasya, misalnya, memilih rok mekar dengan beberapa layer untuk menyiasati bentuk kaki. Menurut dia, model rok itu membuat badan terlihat lebih tinggi. Warna merah menyala membuat kakinya tampak lebih bersih. ’’Buat hiasan, aku masih setia sama bordir bunga merah dengan kombinasi emas. Rasa cheongsam banget,” ujar gadis 16 tahun tersebut. Dia mengaku terinspirasi perancang Sebastian Gunawan.



Berbeda dengan Natasya, Aulia ingin tampil sesuai usianya yang masih 11 tahun. Aulia memilih warna segar seperti merah muda yang menjurus ke fuchsia. Dia tak mau memberikan kesan berat pada tampilannya. Karena itu, dia merujuk busana koleksi Alleira yang terkesan simpel tapi menawan dengan potongan slim. ’’Aku tambahin sedikit bulu-bulu supaya kesan gadis Tiongkok makin terlihat,” ucapnya.



Yeni Tauviana, pelatih modeling Natasya dan Aulia, sengaja membebaskan anak didiknya berkreasi dengan baju panggung mereka. Menurut dia, imajinasi fashion sangat diperlukan untuk perkembangan karir para model. Terutama dalam menyesuaikan dengan momen-momen tertentu seperti Imlek. ’’Harus bereksperimen dan melihat referensi,” tuturnya.



Dia juga memberikan beberapa tip tampil dengan baju bertema oriental. Untukpemilik tubuh pendek, beranikan saja memakai rok yang agak mini. Jika punya pundak lebar, jangan memilih qipao berbusa di bagian bahu. ’’Buat leher pendek, pakai bentuk kerah V.Yangbertubuh kurus bisa memilih bahan busana brokat atau lace yang menambah volume tubuh,” jelas Yeni. (via/dio/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore