Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 04.38 WIB

Pasukan PBB Indonesia Ditangkap Aparat Sudan, Kemenlu Sebut Ada Kejanggalan

Ilistrasi - Image

Ilistrasi

JawaPos.com - Kementerian Luar Negeri mengaku sudah mendapatkan informasi adanya penyelundupan yang dilakukan pasukan perdamaian Indonesia di Darfur yang tergabung dalam UNAMID. Hal itu disampaikan Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir. "Kita sudah mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut," ujarnya melalui pesan singkat, Senin (23/1). 


Namun, katanya terdapat beberapa kejanggalan dari informasi awal yang diterima dari otoritas Sudan. "Informasi awal yang kita terima dari pasukan polisi Indonesia bahwa barang tersebut bukan milik pasukan polisi Indonesia," sebut pria yang akrab disapa Tata itu.


Hingga kini, pihak Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) katanya sedang melakukan investigasi terhadap hal ini. Duta Besar RI di Khartoum pun sudah di lokasi untuk memberikan pendampingan kepada pasukan polisi Indonesia. "Tim Polri akan segera berangkat untuk memberikan bantuan hukum dan mencari kejelasan dari permasalahan," pungkasnya.


Sebelumnya dikabarkan, pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi menjaga perdamaian campuran di Darfur (UNAMID) ditangkap pada Jumat, (20/1) waktu setempat. Mereka ditangkap di Bandara Al Fashir, Sudan, karena diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi.


Informasi dari media lokal setempat, berbagai senjata dan amunisi yang diselundupkan itu meliputi 29 senapan Kalashnikov, 4 senapan, 6 senapan GM3 dan 61 berbagai jenis pistol, dan juga berbagai amunisi dalam jumlah besar. (dna/JPG)


Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore