Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 04.26 WIB

Puas Belajar Lima Hari Empat Malam

SAYONARA: Jawara Sidoarjo Zero Waste 2016 berpose di Putrajaya. Negara Bagian Selangor itu merupakan pusat pemerintahan sejak 1997 yang sebelumnya berada di Kuala Lumpur. - Image

SAYONARA: Jawara Sidoarjo Zero Waste 2016 berpose di Putrajaya. Negara Bagian Selangor itu merupakan pusat pemerintahan sejak 1997 yang sebelumnya berada di Kuala Lumpur.

JawaPos.com – Plong! Tuntas sudah perjalanan tim pemenang program Sidoarjo Zero Waste 2016 di Singapura dan Malaysia. Selama lima hari empat malam, mereka mendapat kesempatan langka. Sejumlah destinasi di Singapura dan Malaysia dikunjungi untuk berwisata sekaligus menimba pengetahuan. Terutama tentang lingkungan hidup.


Minggu (22/1) pukul 10.00 waktu setempat, rombongan anak-anak muda itu check out dari hotel. Letaknya di sekitar Masjid India, Kuala Lumpur. Setelah melahap sarapan, tim dari Kampoeng Sinaoe, EKSIS forever, dan Trash One giliran berkunjung ke toko sekaligus tempat pembuatan cokelat.


Jarak lokasi pembuatan cokelat itu dekat dari hotel. Hanya sepuluh menit dengan naik bus. Begitu tiba, mereka menyebar. ”Waktunya berburu cokelat!” teriak mereka sambil mendatangi rak-rak cokelat yang terpampang. Mereka tampak antusias memilih. Maklum, toko itu dikenal memakai bahan baku cokelat berkualitas.


Sistem pembuatan cokelat di toko tersebut menggunakan teknologi modern dari Swiss. Negara yang dikenal sebagai salah satu surga cokelat dunia. Meski demikian, harganya cukup terjangkau. ”Mumpung di sini, beli cokelat yang banyak,” kata Ketua Tim Trash One Achmad Fahmi kepada rekannya.


Fahmi mengakui mendapat banyak titipan dari teman-temannya. Dia merasa harus membawakan buah tangan untuk anggota keluarga. ”Sampai di rumah, pasti ditagih,” kelakar remaja 16 tahun tersebut. Akhirnya, mereka menenteng tas yang berisi oleh-oleh beragam jenis cokelat.


Dari toko cokelat, rombongan melanjutkan perjalanan ke Menara Kembar (Twin Tower) Petronas. Itulah landmark Negara Malaysia. Jika di Legoland Johor Bahru hanya melihat replikanya, kini mereka menyaksikan langsung. Menara kembar tersebut pernah memegang rekor tertinggi dunia. Terdiri atas 86 lantai. Pada lantai 41–42, ada jembatan penghubung.


Tentu, rombongan pemenang program kerja sama dinas lingkungan hidup dan kebersihan (DLHK) pemkab dengan Jawa Pos itu memanfaatkan view tersebut sebagai objek foto. Di sekeliling twin tower, selalu diramaikan pengunjung. Maklum, rasanya tidak sempurna ke Malaysia kalau belum berfoto di dekatnya.


Setelah itu, para peserta dibawa ke Putrajaya, Negara Bagian Selangor. Kawasan tersebut merupakan pusat pemerintahan sejak 1997 yang sebelumnya berada di Kuala Lumpur. Pemindahan itu dilakukan lantaran Kuala Lumpur sudah padat dan sesak karena urbanisasi warga.


Setelah makan siang di restoran lokal Putrajaya, foto di sejumlah tempat menjadi kegiatan selanjutnya. Jujukannya adalah Jembatan Sri Wawasan dan Kantor Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri Najib Tun Abdul Razak. Destinasi tersebut menjadi lokasi terakhir yang dikunjungi.


Ketua Tim Kampoeng Sinaoe Edwin Fimansyah menuturkan, timnya bersyukur berhasil menjadi pemenang dalam program positif dan edukatif, Sidoarjo Zero Waste. Dengan demikian, timnya bisa belajar banyak hal. Terutama kebersihan kota di Singapura dan Malaysia. ”Lingkungan zero sampah bukan tidak mungkin terjadi kalau semua peduli,” tegasnya.


Sementara itu, Kasi Pelayanan Kebersihan DLHK Pemkab Sidoarjo Sofyan Irwadi berharap anak-anak muda tersebut tidak berhenti menjadi kader lingkungan. Mereka adalah bagian penting untuk mewujudkan lingkungan yang bersih. Mereka menjadi penyebar virus semangat untuk menjaga kebersihan. ”Nah, Singapura adalah salah satu tempat belajar yang tepat dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.


Menurut pria 57 tahun itu, sasaran pemerintah dalam menghadapi permasalahan sampah adalah anak-anak muda. Sebab, mereka memiliki semangat yang bisa terus berkembang. ”Revolusi pemikiran dimulai sejak dini. Ide-ide mereka dalam mencari solusi pengelolaan sampah juga bagus,” tandasnya.



Sampai bertemu lagi di program Sidoarjo Zero Waste 2017. Bersiap-siaplah untuk mendapat kesempatan langka, yang tidak kalah seru jika dibanding dengan tahun lalu. Ayo, kita Bangga Sidoarjo! (*/c16/hud/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore