Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 02.36 WIB

Besok, Rizieq Minta Pendukung Kawal Pemeriksaan Bachtiar Nasir dan Sidang Ahok

Habib Rizieq - Image

Habib Rizieq

JawaPos.com - Besok, sidang lanjutan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama kembali digelar oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sidang itu akan digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menerangkan, besok, Polda Metro Jaya bakal melakukan pemeriksaan terhadap para petinggi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, yakni Bachtiar Nasir dan Munarman. Sehingga dia berharap massa pendukungnya untuk bisa mengawal dua peristiwa di dua lokasi berbeda itu.

Namun, Rizieq dari atas mobil komando tidak menjelaskan terkait kasus apa keduanya akan diperiksa esok. "Pemimpin GNPF MUI, Ustadz Bachtiar Nasir dan Haji Munarman akan diperiksa besok. Saya juga, tapi diundur jadi 1 Februari. Keliatannya polisi kangen sama kita pengen kumpul terus," ucap Rizieq dari atas mobil komando yang ada di depan Polda Metro Jaya, Senin (23/1).

Rizieq juga mengaku bahwa terkait aksi besok hari memang dirinya yang mengajak massa untuk berkumpul. Namun, untuk aksi hari ini, Rizieq mangaku tidak mengajak massa untuk berkumpul mendukungnya.

Dia lantas menanyakan hal itu pada massa yang datang hari ini. "Besok saya yang ngajak, kalau hari ini saya gak ngajak apa datang sendiri?" tutur Rizieq bertanya pada massa.

Sontak massa pun menjawab bahwa mereka datang bukan karena diajak pria yang akrab disapa Habib Rizieq, melainkan datang atas kemauan sendiri. "Datang sendiri," teriak massa menjawab Rizieq.

Namun, karena besok sidang lanjutan perkara dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok juga akan dilaksanakan kembali, Habib Rizieq mengingatkan massa untuk tidak lupa juga mengawal sidang Ahok. Rizieq mempersilakan massa memilih untuk mau datang ke mana besok.

"Separuh ke sidang Ahok separuh ke Polda Metro. Sebab tidak boleh dibiarkan sidang Ahok. Ahok harus dipenjara. Kalau tidak kita revolusi," ucap Rizieq lagi. (elf/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore