Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 00.44 WIB

Anak Clinton Membela Anak Trump. Ini Alasannya...

ANAK-ANAK: Barron Trump (kiri) saat inagurasi Donald Trump. - Image

ANAK-ANAK: Barron Trump (kiri) saat inagurasi Donald Trump.


JawaPos.com – Anak bungsu Donald Trump menjadi serbuan haters. Bully dan cacian didapatkan Barron Trump sepanjang akhir pekan. Bocah 10 tahun itu mendapatkan banyak komentar pedas setelah inagurasi ayahnya pada Jumat (20/1). Barron di anggap tidak memberikan atensi serius saat inagurasi Trump.



Memang, dalam beberapa kesempatan, kamera ”menangkap” Barron sedang melakukan hal yang anak-anak lakukan. Menguap, tertidur sejenak, bercanda dengan sepupunya, melakukan ekspresi wajah yang unik, atau menunjukkan kebosanannya. Aksi alaminya itu pun mendapatkan komentar. Tidak hanya orang awam, artis dan mereka yang berkecimpung di dunia hiburan juga memberikan pernyataan pedasnya.



Rosie O'Donnell misalnya. Komedian itu mengatakan Barron mungkin sedang mendapatkan serangan autis saat inagurasi. Pun demikian dengan penulis Saturday Night Live Katie Rich. Kalimat Rich sangat kasar, dia mengatakan kalau Barron bakal menjadi anak yang menembaki isi sekolah.



Namun, dari sekian banyak bully itu, ada yang membelanya. Yaitu Chelsea Clinton. Ya, putri tunggal Bill dan Hillary Clinton itu menyatakan dengan jelas pendapatnya di akun Facebook-nya. Dia meminta publik untuk menjauh dari Barron. ”Barron Trunp berhak mendapatkan kesempatan seperti anak lain dapatkan. Yaitu, menjadi anak,” tulisnya.



Namun, pernyatan itu kemudian dilanjutkan dengan serangan kepada kebijakan yang dikeluarkan Trump. Kebijakan itu diklaim Chelsea akan berbahaya untuk anak-anak. ”Membela semua anak artinya menentang kebijakan POTUS (President of the United State, Red) yang melukai anak-anak,” sambugnnya.



Terang saja, postingan Chelsea itu mengundang pro dan kontra. Ada yang membelanya, ada yang menentangnya, ada juga yang menyebutkan hiprokrit karena membela anak Trump namun kemudian menjatuhkan kebijakannya. ”Saya merasa pesannya rancu. Dia membela anak Trump kemudian menyatakan dengan tegas menentang kebijakan ayah si anak. Dua hal itu seharusnya diungkapkan terpisah,” ujar Robin Harrison Merrick, seorang netizen. (DAILY MAIL/tia)




Editor: Dwi Shintia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore