Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2017 | 00.40 WIB

Oknum Pasukan Perdamaian Indonesia Ditangkap Aparat Sudan, Selundupkan Senjata?

Wakil Ketua DPR Fadli Zon - Image

Wakil Ketua DPR Fadli Zon

JawaPos.com - Pasukan perdamaian Indonesia di Darfur yang tergabung dalam UNAMID ditangkap pemerintah Sudan. Mereka diduga telah melakukan penyelundupan senjata.


Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan, jika benar adanya penyelundupan tersebut, perlu adanya sanksi tegas yang berat. "Karena ini terkait juga nama baik Indonesia dan tentu mengganggu reputasi kita sebagai negara yang mengirim pasukan perdamaian internasional," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/1).


Andaikata benar, menurut Fadli, ini hanyalah tindakan oknum bukan institusi. "Karena itu risikonya terlalu besar. Ada oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan situasi sehingga melakukan kejahatan penyelundupan," tuturnya.


Sebagaimana diketahui, pasukan perdamaian yang berasal dari Indonesia berasal dari unsur TNI dan Polri. Satuan Tugas TNI berasal dari Batalyon Komposit TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXV-B/UNAMID. Sedangkan Polri mengirim ratusan anggota terbaiknya dalam Satgas Formed Police Unit (FPU) Indonesia VIII Garuda.


Karena itu, menurut Fadli harus ada pengusutan lebih lanjut. "Itu tadi mungkin perlu diteliti, kita perlu proaktif karena menyangkut nama baik apakah ini oknum. Keyakinan saya oknum ini," tegas politikus Partai Gerindra itu. Jika sudah diketahui siapa yang ikut menyelundupkan, katanya perlu diambil tindakan proaktif terlebih dahulu. Dalam arti menonaktifkan sampai masalah ini bisa tuntas, bisa selesai," sambungnya.


Sementara dia berharap agar pengawasan di TNI ataupun Polri ditingkatkan. Terutama kepada mereka yang menjalani misi sebagai pasukan perdamaian. "Karena bagaimanapun mereka membawa nama baik Indonesia," pungkasnya. Sebelumnya, pemerintah di Darfur Utara menyebutkan pasukan Indonesia yang tergabung dalam misi menjaga perdamaian campuran di Darfur (UNAMID) ditangkap pada Jumat, (20/1) waktu setempat di bandara Al Fashir, Sudan.


Mereka mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi yang disamarkan. Informasi dari media lokal setempat, berbagai senjata dan amunisi yang diselundupkan meliputi 29 senapan Kalashnikov, 4 senapan, 6 senapan GM3 dan 61 berbagai jenis pistol, dan juga berbagai amunisi dalam jumlah besar. (dna/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore