
Jasad Candy Sukma ditemukan menghitam di salah satu Guest house Jalan Durian III, Gang Pandan Wangi.
JawaPos.com - Julia Candy Sukma (31) ditemukan tewas di salah satu Guest house Jalan Durian III, gang Pandan Wangi, Sabtu (21/1) lalu. Saat ini pihak kepolisian masih mendalami penemuan mayat wanita tersebut.
Wanita yang akrab disapa Sukma oleh rekan-rekannya ini ditemukan telungkup dikamarnya dengan tubuh menghitam. Polisi menemukan Narkotika jenis sabu disaku celana dan sejumlah obat-obatan di tas wanita asal Jawa Barat ini.
Kasat Reskrim Polres Berau AKP Damus Asa menyebutkan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan mengumpulkan data. Selain itu memeriksa rekaman CCTv yang ada di guest house tersebut.
Mengenai penyebab kematian, Damus belum bisa mengungkapkan kematian pasti sebelum ada keterangan dari dokter. “Tadi kami masih meminta keterangan tambahan dari saksi-saksi, juga memeriksa rekaman CCTv yang terpasang,” ungkap Damus, dikutip dari Samarinda Pos (Jawa Pos Group), Senin (23/1).
Keterangan dari saksi, Nugrahi Mawan (38) warga jalan Yos Sudarso yang merupakan rekan Sukma yang pertama kali menemukan Sukma dalam keadaan tak bernyawa bahwa dirinya hendak menemui korban. Saat berada di depan pintu kamar, dirinya mengaku beberapa kali mengetuk pintu namun tak ada jawaban.
Karena posisi jendela kamar yang dekat dengan pintu, Mawan kemudian memasukan tangannya untuk membuka pintu. Saat masuk, terlihat korban dalam polisi tiarap. Saat dipanggil-panggil Sukma tidak menyahut, dan terlihat tubuhnya menghitam. Saat itu Mawan menyangka rekannya tersebut sedang bercanda. Namun saat didekati dan membalik badannya, tubuh Sukma sudah dingin dan kaku.
Mengetahui temannya sudah tak bernyawa Mawan kemudian berteriak meminta tolong. Sementara itu menurut Damus, dari rekaman CCTv tidak ada terlihat orang lain yang masuk kekamarnya. Korban terakhir kali terlihat saat diantarkan makanan sekitar pukul 00.00 Dinihari Sabtu.
“Jadi perkiraan kami meninggalnya dalam rentang waktu 16 jam itu, saat diantarkan makanan hingga ditemukan, tetapi kami belum mendapatkan informasi detail dari dokter yang melakukan visum,” jelasnya.
Sementara tentang tubuh yang menghitam, informasi dari dokter, seperti diungkapkan Damus, bisa saja terjadi dilihat dari posisinya yang tiarap. Sementara ada dugaan lain jika Sukma meninggal karena mengkonsumsi obat-obatan.
Sebab di tas korban ditemukan sejumlah obat yang biasa dijual bebas. Namun ditemukan satu obat yang tidak diketahui jenisnya. Temuan lain, polisi mendapatkan sepoket kecil sabu-sabu disaku Sukma, dan juga alat hisap sabu dikamarnya. “Juga ditemukan dua botol minuman beralkohol jenis bir dikamarnya, dugaannya karena konsumsi obat dan dicampur bir, karena sebotol bir sudah dikonsumsi setengah,” jelasnya lagi.
Hingga Minggu kemarin, posisi jenazah masih di Berau. Sementara pihak keluarga belum memberikan izin untuk dilakukan otopsi. Bahkan pihak keluarga menurut Damus meminta agar bisa secepatnya dipulangkan ke Jawa Barat. (as/fab/JPG)

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
