
Hujan sore kemarin sudah cukup merendam beberapa kawasan di Samarinda. Banjir yang terparah membanjiri SMPN 24 Jalan Suryanata, Samarinda Ulu.
JawaPos.com - Permasalahan banjir benar-benar masih menghantui warga Kota Tepian. Sekalipun hujan yang turun tidak deras dan lama, tapi banjir selalu terjadi. Seperti kemarin, beberapa jalur utama kota mengalami banjir yang cukup parah. Akhirnya, warga yang melintas jadi terganggu.
Dari pantauan Samarinda Pos (Jawa Pos Group), genangan di perempatan Mal Lembuswana dan perempatan Sempaja yang sangat mengganggu lalu lintas. Bahkan untuk di perempatan Sempaja, jalurnya sama sekali tidak bisa dilintasi pengendara. Arus lalu lintas pun terpaksa harus dialihkan dengan masuk ke Stadion Sempaja untuk keluar di Jalan PM Noor. Beberapa pengendara roda dua yang nekat menerobos banjir pun harus mengalami mogok.
Warga di sekitar perempatan Sempaja juga mengeluhkan hal ini, apalagi beberapa waktu lalu warga di sana sempat membentangkan spanduk protes soal banjir yang seolah tak pernah diatasi pemkot. Hal ini diungkapkan Riduansyah. Menurutnya, banjir ini akibat dibangunnya proyek stadion Sempaja dan hotel atlet untuk keperluan PON Kaltim tahun 2008 lalu.
Ia menceritakan, dulu ada aliran sungai alam berada di tengah-tengah kompleks stadion yang kemudian harus ditutup. “Iya, ini yang menyebabkan banjir hotel atlet. Kalau hujan airnya lewat sungai buatan yang dibelokkan Jalan Perjuangan, jadi airnya kembali,” katanya.
Ia menambahkan, jika sudah banjir genangan air dipastikan lama baru surut. “Dalam satu tahun ini, banjir selalu lama. Biasanya surutnya dalam waktu lima jam kemudian,” ungkapnya kesal.
Sementara itu di Perempatan Mal Lembuswana, banjir yang terjadi membuat banyak roda dua yang mogok. Kondisi ini tentunya sangat disesalkan, sebab mengganggu aktivitas. Seperti yang dialami oleh Sulaiman, ia yang berjualan nasi goreng terpaksa harus terlambat membuka dagangannya akibat motornya mogok. “Tidak bisa ambil jalan Unmul, soalnya ditutup karena hari Minggu. Jadi nekat terobos dan akhirnya motor jadi macet,” tuturnya.
Banjir terparah di perempatan tersebut terjadi pada sisi Jalan Letjen Suprapto mengarah ke Jalan Juanda. Genangan air yang terjadi mencapai lutut orang dewasa, hal ini pula yang jadi penyebab utama banyaknya motor yang mogok. “Padahal hujannya tidak terlalu deras, tapi kenapa banjirnya sampai seperti ini ya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Hero Mardanus pernah menyebut jika penanganan banjir di perempatan sempaja menghabiskan uang yang banyak. sejauh ini masih perlu kajian dari pihaknya terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan. “Masih kami hitung dan perlu kajian lagi,” ucap Hero.
Ia menambahkan, hitung-hitungan yang dilakukan pihaknya berkaitan dengan kemampuan keuangan daerah. Lantaran, jika mengikuti rekomendasi penanganan banjir itu bakal menghabiskan banyak biaya. “Pekerjaan fisiknya cukup banyak pada satu kawasan, maka kami masih perlu hitung dulu berapa banyak uang yang dihabiskan,” imbuhnya.
Menurutnya, masalah utama dari perencanaan tersebut adalah terkait dengan harus dibangunnya bendungan pengendali (Bendali) di kawasan Batu Cermin. Lantaran, uang yang akan dihabiskan untuk membangun pasti akan banyak. “Nah itu dia, kenapa kami mesti hitung berapa anggaran yang dibutuhkan jika mengikuti rekomendasi perencanaan itu,” urai Hero. (hfz/beb/fab/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
